JAKARTA - Ranking FIVB Timnas Voli Putri Indonesia mengalami lonjakan signifikan setelah perjuangan impresif para srikandi Merah Putih di AVC Nations Cup 2026. Meski gagal menembus babak semifinal, Indonesia sukses mengakhiri turnamen di posisi kelima dan membawa pulang tambahan poin penting yang mendongkrak posisi di ranking dunia.
Kenaikan Ranking FIVB Timnas Voli Putri Indonesia menjadi sorotan karena diraih tanpa kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi. Bintang voli Indonesia tersebut memutuskan absen pada AVC Nations Cup 2026 demi fokus menjalani pemulihan cedera lutut yang telah lama mengganggunya.
Meski kehilangan pemain andalan, Ranking FIVB Timnas Voli Putri Indonesia justru melonjak hingga 20 tingkat. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa regenerasi pemain yang dilakukan berjalan positif dan membuat Indonesia semakin kompetitif di level Asia.
Perjalanan Indonesia di AVC Nations Cup 2026
AVC Nations Cup 2026 berlangsung di Filipina pada 6 hingga 14 Juni. Indonesia tergabung di Pool B bersama Vietnam, Kazakhstan, Iran, Hong Kong, dan Lebanon.
Sebelum turnamen dimulai, absennya Megawati Hangestri sempat memunculkan kekhawatiran. Pasalnya, pemain berjuluk Megatron tersebut selama ini menjadi tulang punggung tim nasional dan pernah menyabet penghargaan Best Opposite pada AVC Challenge Cup 2023.
Namun skuad racikan pelatih Marcos Sugiyama mampu menjawab keraguan tersebut. Pada laga perdana, Indonesia berhasil mengalahkan Iran dengan skor 3-1
Permainan agresif yang diperagakan Arsela Nuari dan kawan-kawan membuat Indonesia tampil meyakinkan. Variasi serangan yang dibangun Arneta sebagai setter berhasil membongkar pertahanan lawan.
Sempat Tumbang dari Kazakhstan dan Vietnam
Ujian berat datang saat Indonesia menghadapi Kazakhstan. Tim asal Asia Tengah tersebut menunjukkan kualitas yang lebih matang dan berhasil menang tiga set langsung.
Kekalahan tersebut membuat langkah menuju semifinal semakin berat. Pasalnya, Indonesia masih harus berhadapan dengan Vietnam yang merupakan juara bertahan.
Meski berstatus unggulan, Vietnam dibuat kerepotan oleh permainan Indonesia. Bahkan Tim Merah Putih mampu merebut set pertama dan memaksa pertandingan berlangsung hingga lima set.
Ersandrina Dega menjadi pemain paling bersinar dengan torehan 26 poin. Namun setelah duel sengit, Indonesia akhirnya menyerah dengan skor tipis 2-3.
Walaupun gagal meraih kemenangan, pertandingan tersebut menunjukkan bahwa selisih kualitas Indonesia dengan tim-tim elite Asia semakin menipis.
Bangkit dan Pastikan Posisi Ketiga Grup
Baca Juga: Megawati Hangestri Pertiwi Dinobatkan Pemain Voli Terbaik Dunia 2026, Indonesia Bangga!
Pada laga berikutnya, Indonesia berhasil mengalahkan Hong Kong dengan skor telak 3-0. Kemenangan itu menjaga peluang menuju semifinal.
Namun nasib Indonesia bergantung pada hasil pertandingan lain. Sayangnya Vietnam dan Kazakhstan sama-sama berhasil meraih kemenangan sehingga dua negara tersebut memastikan tiket ke babak empat besar.
Indonesia kemudian menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Lebanon. Tim Merah Putih menang tiga set langsung, bahkan hanya membiarkan Lebanon meraih sembilan poin pada set ketiga.
Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga Pool B dengan koleksi 10 poin dari lima pertandingan.
Sikat Australia dan Rebut Peringkat Kelima
Sebagai penghuni peringkat ketiga grup, Indonesia berhak tampil dalam laga perebutan posisi kelima melawan Australia.
Pertandingan itu menjadi kesempatan terakhir untuk menutup turnamen dengan hasil manis. Tisya Amalia tampil apik mengatur ritme permainan, sementara Arsela Nuari, Mediol Yoku, dan Ersandrina Dega menjadi mesin pendulang angka.
Chelsea Berliana dan Namira juga menunjukkan performa solid di lini tengah.
Indonesia akhirnya menang tiga set langsung dengan skor 25-13, 25-19, dan 26-24. Kemenangan tersebut memastikan posisi kelima menjadi milik Tim Merah Putih, sama seperti pencapaian pada edisi sebelumnya.
Naik 20 Peringkat Dunia
Meski gagal menembus semifinal, pencapaian Indonesia kali ini terasa lebih istimewa. Berkat hasil positif sepanjang turnamen, Timnas Voli Putri Indonesia memperoleh tambahan poin ranking dunia FIVB yang cukup besar.
Indonesia yang sebelumnya menempati peringkat ke-77 dunia kini melonjak ke posisi ke-57 dunia. Artinya, Tim Merah Putih naik 20 peringkat sekaligus dan berhasil melampaui Filipina.
Peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bahwa masa depan voli putri Indonesia berada di jalur yang tepat. Nama-nama seperti Ersandrina Dega, Arsela Nuari, Mediol Yoku, Tisya Amalia hingga Chelsea Berliana menunjukkan bahwa Indonesia memiliki generasi penerus yang menjanjikan.
Kini tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi agar mampu bersaing dengan kekuatan besar Asia seperti Vietnam, Kazakhstan, Korea Selatan hingga Jepang pada turnamen-turnamen mendatang.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari