BLITAR KAWENTAR - Arema FC melakukan perombakan besar pada komposisi pemain asing menjelang bergulirnya BRI Super League 2026.
Manajemen Singo Edan mengambil langkah berani dengan melepas sejumlah pemain asing sekaligus mempertahankan beberapa pilar penting untuk menghadapi persaingan musim depan.
Perubahan skuad asing Arema FC menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan menjelang dimulainya BRI Super League 2026.
Sejumlah nama yang sebelumnya menjadi andalan dipastikan tidak lagi berseragam biru musim depan.
Dari daftar pemain asing yang resmi meninggalkan klub, nama yang paling menyita perhatian adalah Dalberto.
Penyerang asal Brasil tersebut tampil tajam sepanjang musim lalu dan menjadi salah satu mesin gol utama Arema FC.
Daftar Pemain Asing yang Dilepas
Arema FC resmi melepas enam pemain asing. Mereka adalah Lukas Frigeri, Luis Gustavo, Pablo Oliveira, Julian Guevara, Valdeci, dan Dalberto.
Lukas Frigeri yang berposisi sebagai penjaga gawang mencatatkan 21 penampilan dengan 29 penyelamatan dan empat clean sheet. Sementara Luis Gustavo yang bermain sebagai bek tengah membukukan 17 pertandingan dan satu assist.
Pablo Oliveira hanya tampil dalam tiga pertandingan sepanjang musim lalu. Adapun Julian Guevara yang beroperasi di lini tengah mencatatkan 21 pertandingan tanpa gol maupun assist.
Valdeci yang berperan sebagai gelandang serang tampil cukup produktif dengan torehan lima gol dan empat assist dari 26 pertandingan. Namun, nama yang paling disayangkan kepergiannya adalah Dalberto. Penyerang Brasil tersebut sukses mengemas 19 gol dan delapan assist dari 28 pertandingan.
Enam Pemain Asing Dipertahankan
Di tengah perombakan besar, Arema FC tetap mempertahankan sejumlah pemain yang dinilai masih sesuai dengan kebutuhan tim.
Wiliam Marcilio menjadi salah satu pemain yang tetap dipertahankan. Selain itu terdapat Gustavo Franca yang musim lalu tampil dalam 30 pertandingan dengan catatan empat gol dan enam assist.
Gabriel Silva juga mendapat kepercayaan untuk tetap membela Singo Edan setelah mengoleksi lima gol dan tiga assist dari 17 pertandingan. Kemudian ada Betinho yang menjadi jangkar lini tengah dengan 26 penampilan.
Di sektor depan, Jofinicius masih menjadi andalan setelah mencetak 15 gol dan tiga assist dari 33 pertandingan. Sementara Mattheus Blad juga tetap masuk dalam rencana tim setelah tampil sebanyak 30 kali sepanjang musim.
Rekrutan Baru Mulai Berdatangan
Untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan sejumlah pemain asing, Arema FC mulai mendatangkan beberapa nama baru.
Marcos Vinicius menjadi salah satu pemain yang resmi bergabung. Winger kiri asal Brasil tersebut sebelumnya bermain untuk Volta Redonda dan mencatatkan empat gol serta dua assist dari 20 pertandingan.
Nama berikutnya adalah Gustavo Henrique yang berposisi sebagai penyerang tengah. Saat membela klub Vietnam Ninh Binh, ia mencatatkan enam gol dan empat assist dari 20 laga.
Arema FC juga dikabarkan mendekati Daisuke Sato yang musim lalu bermain di Liga Filipina. Bek kiri tersebut memiliki statistik cukup impresif dengan tujuh gol dan enam assist dari 22 pertandingan.
Selain itu, Singo Edan juga melakukan negosiasi dengan Kareka, gelandang serang asal Brasil yang bermain untuk Terengganu FC. Musim lalu ia mengoleksi delapan gol dan satu assist dari 22 pertandingan.
Nama lain yang masuk radar adalah Mateo Shino, pemain sayap kanan yang sebelumnya bermain di Liga Thailand. Kehadirannya diharapkan mampu menambah variasi serangan Arema FC pada musim mendatang.
Dengan komposisi baru yang sedang dibangun, menarik dinantikan sejauh mana kekuatan Arema FC mampu bersaing di BRI Super League 2026. Perombakan besar ini menjadi sinyal bahwa Singo Edan ingin kembali tampil kompetitif dan memburu posisi terbaik musim depan.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan