BLITAR KAWENTAR - Keputusan Arema FC melepas Dalberto menjadi perhatian besar para pendukung Singo Edan menjelang bergulirnya BRI Super League 2026.
Striker asal Brasil tersebut merupakan salah satu pemain paling produktif yang dimiliki Arema sepanjang musim lalu.
Perubahan komposisi pemain asing Arema FC kali ini tidak hanya sekadar pergantian nama.
Manajemen terlihat sedang membangun fondasi baru dengan memadukan pemain lama yang dipertahankan dan sejumlah wajah baru yang berpotensi memberikan dampak besar di BRI Super League 2026.
Di tengah proses pembentukan skuad tersebut, kehilangan Dalberto menjadi isu yang paling banyak dibahas oleh Aremania.
Pasalnya, kontribusi sang striker tergolong sangat signifikan sepanjang kompetisi musim lalu.
Dalberto Tinggalkan Singo Edan
Dalberto menutup musim bersama Arema FC dengan statistik mengesankan. Dari 28 pertandingan yang dijalani, ia berhasil mencetak 19 gol dan delapan assist.
Catatan tersebut menjadikannya salah satu pemain asing paling produktif di skuad Singo Edan. Tak heran jika keputusannya hengkang menimbulkan berbagai reaksi dari para pendukung.
Selain Dalberto, Arema FC juga melepas Lukas Frigeri, Luis Gustavo, Pablo Oliveira, Julian Guevara, dan Valdeci. Keenam pemain tersebut dipastikan tidak lagi menjadi bagian tim pada musim depan.
Pilar Lama Tetap Menjadi Andalan
Meski melakukan penyegaran skuad, Arema FC tetap mempertahankan sejumlah pemain yang dianggap masih memiliki peran penting.
Gustavo Franca menjadi salah satu pemain yang tetap dipercaya. Gelandang serang asal Brasil itu tampil konsisten dengan catatan empat gol dan enam assist dari 30 pertandingan.
Di lini depan, Jofinicius masih menjadi tumpuan setelah mengoleksi 15 gol dan tiga assist musim lalu. Gabriel Silva juga bertahan berkat kontribusi lima gol dan tiga assist.
Selain itu, Betinho dan Mattheus Blad tetap menjadi bagian dari kekuatan lini tengah Arema FC. Kehadiran mereka dinilai penting untuk menjaga keseimbangan permainan tim.
Rekrutan Baru Siap Mengisi Kekosongan
Untuk menutupi kepergian beberapa pemain asing, Arema FC bergerak aktif di bursa transfer.
Marcos Vinicius menjadi salah satu nama yang resmi masuk. Pemain sayap kiri tersebut memiliki pengalaman bermain bersama Volta Redonda dan mencatatkan empat gol serta dua assist musim lalu.
Gustavo Henrique juga didatangkan untuk memperkuat sektor penyerangan. Penyerang asal Brasil itu tampil cukup produktif saat bermain di Liga Vietnam.
Sementara itu, Daisuke Sato masih menjadi target yang terus dipantau. Bek kiri berpengalaman tersebut memiliki kemampuan menyerang yang cukup baik, terbukti dari koleksi tujuh gol dan enam assist musim lalu.
Negosiasi juga dilakukan dengan Kareka yang tampil impresif bersama Terengganu FC. Gelandang serang itu mencatatkan delapan gol dalam 22 pertandingan.
Tak hanya itu, nama Mateo Shino juga masuk dalam daftar pemain yang berpeluang bergabung dengan Singo Edan. Kehadirannya diharapkan mampu menambah kreativitas serangan dari sektor sayap.
Dengan kombinasi pemain lama dan wajah baru, Arema FC tampaknya sedang menyiapkan strategi berbeda untuk menghadapi BRI Super League 2026. Kini publik menanti apakah perubahan besar tersebut mampu membawa Singo Edan kembali menjadi penantang serius di papan atas kompetisi.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan