BLITAR KAWENTAR - Arema FC menunjukkan keseriusannya dalam menyambut kompetisi BRI Super League 2026-2027. Tim berjuluk Singo Edan itu melakukan sejumlah pembenahan skuad dengan mendatangkan beberapa pemain baru untuk memperkuat setiap lini.
Manajemen Arema FC menargetkan prestasi tinggi pada musim ini. Dengan kombinasi pemain senior, talenta muda, serta amunisi asing baru, klub asal Malang tersebut berambisi bersaing dalam perebutan gelar juara BRI Super League 2026-2027.
Di sisi kepelatihan, Arema FC masih mempertahankan pelatih asal Brasil, Marquinho Santos. Juru taktik tersebut dipercaya melanjutkan proyek yang telah dibangun sejak musim lalu. Marquinho dikenal kerap menerapkan formasi 4-3-3 dengan pendekatan permainan yang seimbang antara bertahan dan menyerang.
Posisi Kiper Masih Diisi Kombinasi Pengalaman dan Regenerasi
Pada sektor penjaga gawang, Arema FC memiliki tiga pilihan utama. Nama Adi Satryo masih menjadi andalan utama di bawah mistar gawang.
Untuk menambah kedalaman skuad, Arema juga mendatangkan Nadeo Argawinata? (catatan: tidak sesuai transkrip) sehingga dalam daftar resmi, posisi kiper kedua ditempati Syahrul Trisna yang direkrut dari Borneo FC.
Sementara posisi kiper ketiga dipercayakan kepada Gianluca Pandeynuwu.
Lini Belakang Diperkuat Pemain Asing dan Lokal
Di sektor pertahanan, Arema FC mendatangkan bek tengah asal Brasil, Diogo Landis. Kehadirannya diharapkan memperkuat pertahanan Singo Edan yang musim lalu beberapa kali kehilangan konsistensi.
Selain Diogo, Arema masih memiliki bek berpengalaman seperti Hansamu Yama Pranata dan pemain Brasil Wallison Maia.
Untuk posisi bek kiri tersedia beberapa opsi, yakni Leo Guntara, Johan Alfarizi, serta pemain anyar asal Filipina Daisuke Sato.
Di sisi kanan pertahanan, Arema mengandalkan Rio Fahmi dan Ahmad Maulana.
Kekuatan Lini Tengah Jadi Andalan
Salah satu kekuatan utama Arema FC musim ini berada di sektor tengah. Pemain asing asal Brasil, Betinho, masih menjadi pilihan utama sebagai gelandang bertahan.
Ia akan ditemani oleh pemain lokal berpengalaman seperti Jayus Hariono dan talenta muda Arkhan Fikri.
Selain itu, Arema berhasil merekrut Robi Darwis dari Persib Bandung serta Alfeandra Dewangga yang dikenal memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi sekaligus.
Untuk peran kreatif, Arema mengandalkan Gustavo Franca dan rekrutan anyar asal Brasil, Kadu.
Deretan Penyerang Siap Jadi Mesin Gol
Lini depan Singo Edan juga mendapat penyegaran signifikan. Nama-nama seperti Gabriel Silva dan Marcos Vinicius akan mengisi sektor sayap.
Sementara posisi penyerang kanan diperkuat oleh Matheusinho, Salim Tuharea, Dwi Cahyono Mardianto, serta pemain senior Dendi Santoso.
Di lini ujung tombak, Arema FC mengandalkan striker Brasil Joel Vinicius dan pemain anyar Gustavo Henrique yang sebelumnya bermain di Liga Vietnam.
Dengan komposisi skuad yang cukup merata di semua lini serta tambahan sejumlah pemain baru, Arema FC optimistis mampu bersaing di papan atas klasemen. Target juara yang dipasang manajemen menjadi tantangan besar bagi Singo Edan untuk mengembalikan kejayaan mereka di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia musim 2026-2027.
Editor : Gita Dwi Nuraini