BLITAR KAWENTAR - Bursa transfer Arema FC menjelang musim 2026-2027 semakin menjadi perhatian publik. Klub berjuluk Singo Edan itu dikabarkan tengah melakukan perombakan skuad dengan melepas sejumlah pemain sekaligus memburu amunisi baru untuk meningkatkan kekuatan tim.
Rumor transfer Arema FC 2026-2027 terus berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah pemain asing dikaitkan dengan klub asal Malang tersebut, sementara beberapa nama lama disebut tetap menjadi bagian penting dalam skuad musim depan.
Jika seluruh target berhasil direkrut, Arema FC berpotensi memiliki komposisi pemain asing yang lebih kompetitif dibanding musim sebelumnya. Kehadiran pemain baru juga diharapkan mampu membantu Singo Edan bersaing di papan atas klasemen Liga Indonesia.
Gustavo Henrique Jadi Nama Terpanas
Salah satu pemain yang paling santer dirumorkan bakal bergabung dengan Arema FC adalah Gustavo Henrique.
Striker asal Brasil itu disebut masuk dalam radar manajemen untuk memperkuat lini depan. Pemain berusia 30 tahun tersebut memiliki postur ideal dengan tinggi badan 185 sentimeter dan nilai pasar yang diperkirakan mencapai Rp6,95 miliar.
Kehadiran Gustavo Henrique dinilai bisa menambah daya gedor Singo Edan yang ingin tampil lebih tajam pada musim 2026-2027.
Betinho Tetap Jadi Andalan Lini Tengah
Di tengah kabar kedatangan pemain baru, Arema FC juga dikabarkan tetap mempertahankan beberapa pemain asing yang tampil cukup konsisten musim lalu.
Nama Betinho menjadi salah satu yang masuk daftar pemain yang dipertahankan. Gelandang bertahan asal Brasil berusia 34 tahun itu masih dipercaya sebagai penyeimbang permainan di lini tengah.
Pengalamannya dinilai sangat dibutuhkan untuk membimbing pemain-pemain muda yang ada dalam skuad Arema FC.
Mateus Blade dan Julian Guevara Dipertahankan
Selain Betinho, Arema FC juga disebut masih akan mengandalkan Mateus Blade pada musim depan.
Pemain asal Brasil berusia 29 tahun tersebut berposisi sebagai gelandang bertahan dan memiliki nilai pasar sekitar Rp3,48 miliar. Kemampuannya dalam menjaga area tengah lapangan membuat manajemen tetap mempertahankannya.
Nama lain yang juga masuk daftar pemain bertahan adalah Julian Guevara. Gelandang asal Kolombia berusia 34 tahun itu masih dianggap mampu memberikan kontribusi penting berkat pengalaman dan kemampuannya mengatur ritme permainan.
Matheus Pato Kembali Dikaitkan dengan Arema FC
Rumor transfer Arema FC juga menghadirkan nama besar Matheus Pato. Penyerang asal Brasil tersebut disebut menjadi salah satu target utama untuk memperkuat sektor depan Singo Edan.
Matheus Pato memiliki reputasi sebagai striker yang produktif dan berpengalaman di berbagai kompetisi Asia. Dengan usia yang memasuki 30 tahun, ia masih dianggap berada dalam periode matang sebagai seorang penyerang.
Kehadirannya bisa menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas gol Arema FC musim depan.
Marcos Vinicius dan Devente Masuk Radar
Selain memburu penyerang, Arema FC juga dikabarkan mencari tambahan pemain kreatif di sektor sayap dan lini tengah.
Nama Marcos Vinicius Silvestre Gaspar muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi sayap kiri. Pemain asal Brasil berusia 27 tahun itu memiliki kecepatan dan kemampuan individu yang cukup baik.
Sementara itu, pemain asal Portugal bernama Devente juga dikaitkan dengan Arema FC. Gelandang serang berusia 32 tahun tersebut disebut memiliki nilai pasar sekitar Rp6,08 miliar dan berpotensi menjadi motor serangan baru Singo Edan.
Ramon Tan Lengkapi Daftar Buruan Singo Edan
Satu nama lain yang juga ramai diperbincangkan adalah Ramon Tan. Striker asal Brasil berusia 27 tahun tersebut disebut masuk dalam daftar incaran Arema FC untuk musim 2026-2027.
Dengan tinggi badan mencapai 188 sentimeter, Ramon Tan memiliki karakteristik sebagai target man yang kuat dalam duel udara. Nilai pasarnya diperkirakan berada di angka Rp4,35 miliar.
Meski berbagai nama terus bermunculan dalam rumor transfer Arema FC 2026-2027, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari manajemen klub. Namun, aktivitas transfer yang dilakukan menunjukkan keseriusan Singo Edan dalam membangun skuad yang lebih kuat untuk menghadapi persaingan musim depan.
Editor : Gita Dwi Nuraini