BLITAR KAWENTAR - Skuad Persib Bandung 2026/2027 mulai menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Tim berjuluk Maung Bandung tersebut dikabarkan telah menyiapkan komposisi pemain yang lebih kompetitif untuk menghadapi musim baru yang akan berlangsung sangat padat.
Skuad Persib Bandung 2026/2027 dirancang untuk bersaing di lima ajang sekaligus, yakni Super League, E-League Cup, Piala Presiden, AFC Champions League 2, dan ASEAN Club Championship. Karena itu, manajemen melakukan sejumlah perubahan penting, termasuk mendatangkan beberapa pemain baru dari luar negeri.
Tak hanya memperkuat komposisi pemain, Persib juga menunjuk pelatih anyar, Igor Tolik, sebagai nahkoda tim menggantikan pelatih sebelumnya. Juru taktik tersebut dikenal gemar menggunakan formasi 4-3-3 dengan pendekatan permainan yang lebih seimbang antara bertahan dan menyerang.
Lini Belakang Diperkuat Pemain Asing
Di sektor penjaga gawang, Persib masih mengandalkan Teja Paku Alam yang kini berusia 32 tahun. Persaingan di bawah mistar semakin ketat setelah hadirnya kiper asal Kroasia, Ivan Susak.
Selain kedua nama tersebut, Persib juga memiliki dua penjaga gawang muda potensial, yakni Fitrah Maulana yang berusia 19 tahun dan Raka Syafaka yang baru menginjak usia 18 tahun.
Untuk lini pertahanan, Persib mempertahankan sejumlah pemain penting dan menambah kekuatan baru. Federico Barba dari Italia masih menjadi andalan di jantung pertahanan. Ia ditemani Patricio Matricardi asal Argentina yang juga beroperasi sebagai bek tengah.
Persib juga mendatangkan bek anyar asal Italia, Thomaso Casandro. Pemain berusia 26 tahun itu diproyeksikan menambah kedalaman skuad di sektor belakang.
Sementara pemain lokal seperti Kakang Rudianto, Hamra Hehanusa, Dion Markx, dan Rezaldi Hehanusa turut melengkapi kekuatan lini pertahanan. Ada pula Franz Putros dari Irak yang dapat bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri.
Rui Pires dan Enrico Papa Tambah Kekuatan Lini Tengah
Persib Bandung juga melakukan pembenahan di sektor tengah. Rui Pires asal Portugal menjadi salah satu rekrutan yang cukup menarik perhatian. Gelandang bertahan tersebut diharapkan mampu menjadi penyeimbang permainan tim.
Di lini tengah, Rui Pires akan bekerja sama dengan Thom Haye, Dedi Kusnandar, Marc Klok, Adam Alis, serta pemain muda Nazril Alfaro.
Tak hanya itu, Persib juga mendatangkan gelandang Albania, Enrico Papa. Kehadirannya diproyeksikan untuk menambah kreativitas permainan sekaligus memperkuat daya saing tim di berbagai kompetisi.
Sementara Berginho yang musim lalu tampil cukup impresif tetap menjadi andalan sebagai gelandang serang.
Jess Rodriguez Jadi Magnet Baru Persib
Salah satu nama yang paling menarik perhatian dalam skuad Persib Bandung 2026/2027 adalah Jess Rodriguez. Mantan pemain Real Madrid tersebut dikabarkan resmi menjadi bagian dari proyek besar Maung Bandung musim ini.
Pemain asal Spanyol berusia 33 tahun itu beroperasi di posisi sayap kiri dan diharapkan menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan penting.
Kehadiran Jess Rodriguez dinilai sebagai bukti ambisi besar Persib untuk meningkatkan kualitas tim sekaligus memperkuat daya saing di level Asia.
Selain Jess, Persib juga memiliki Sadil Ramdani yang bermain di sektor kiri. Kombinasi keduanya diyakini akan membuat serangan Persib semakin berbahaya.
Lini Depan Bertabur Bintang
Di sektor penyerangan, Persib memiliki sejumlah opsi menarik. Ramon Tanque asal Brasil masih menjadi andalan utama sebagai ujung tombak.
Klub juga mendatangkan striker muda Brasil, Krigor Moraes, yang diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang sekaligus pesaing Ramon Tanque di lini depan.
Kembalinya Dimas Drajad setelah menjalani masa peminjaman juga menjadi tambahan kekuatan yang signifikan bagi Persib.
Sementara di sektor sayap kanan, Beckham Putra dan Eliano Reijnders siap memberikan kontribusi melalui kecepatan serta kreativitas mereka dalam membangun serangan.
Dengan kombinasi pemain lokal berkualitas dan sejumlah rekrutan asing baru, Persib Bandung menunjukkan keseriusannya untuk bersaing di berbagai ajang pada musim 2026/2027. Kedalaman skuad yang lebih baik menjadi modal penting bagi Maung Bandung untuk mengejar prestasi di level nasional maupun internasional.
Editor : Gita Dwi Nuraini