BLITAR KAWENTAR - Di balik ketatnya persaingan klub-klub sepak bola Indonesia, terdapat sosok-sosok pengusaha dan konglomerat yang menjadi penopang utama kekuatan finansial tim. Biaya operasional yang terus meningkat membuat sepak bola modern tidak bisa dilepaskan dari dukungan pemilik dengan sumber daya besar.
Pada musim Liga 1 Indonesia atau Super League 2025-2026, sejumlah klub papan atas diketahui berada di bawah kendali para pengusaha sukses yang memiliki bisnis di berbagai sektor, mulai dari media, pertambangan, hingga properti.
Berikut daftar tujuh sultan tajir pemilik klub Liga 1 Indonesia 2025-2026 yang menjadi sorotan publik.
1. Nirwan Bakrie (Persija Jakarta)
Posisi teratas ditempati Nirwan Bakrie, pemilik Persija Jakarta. Adik dari pengusaha sekaligus mantan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, ini dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh di sepak bola nasional.
Di bawah kepemilikannya, Persija mampu mengembangkan berbagai fasilitas modern, termasuk pembangunan training ground di Sawangan, Depok. Dukungan finansial dari keluarga Bakrie turut memperkuat posisi Macan Kemayoran sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia.
2. Iwan Budianto, Gilang Widya Pramana, dan Raffi Ahmad (Arema FC)
Arema FC ditopang oleh sejumlah pemegang saham besar. Iwan Budianto yang menjabat sebagai CEO klub memiliki saham mayoritas senilai Rp3,75 miliar.
Sementara itu, pengusaha Juragan 99, Gilang Widya Pramana, memiliki saham senilai Rp750 juta. Nama lain yang ikut terlibat adalah Raffi Ahmad melalui PT RANS Entertainment Indonesia dengan kepemilikan saham senilai Rp500 juta.
Kolaborasi para pengusaha tersebut membuat Singo Edan tetap menjadi salah satu kekuatan penting di sepak bola Indonesia.
3. Tommy Hermawan Lo (Dewa United)
Pemilik Dewa United, Tommy Hermawan Lo, menjadi salah satu figur yang sukses mengangkat prestasi klub dalam beberapa tahun terakhir.
Sejak mengakuisisi klub tersebut, Dewa United berhasil promosi ke Liga 1 pada 2022 dan berkembang menjadi tim papan atas. Bahkan pada musim 2024-2025, klub berjulukan Tangsel Warriors itu mampu finis sebagai runner-up kompetisi.
Investasi besar Tommy juga memungkinkan Dewa United membangun akademi sepak bola modern untuk pembinaan pemain muda.
4. Glenn Timoti Sugita (Persib Bandung)
Nama Glenn Timoti Sugita sudah lama dikenal di dunia sepak bola nasional. Ia menjadi pemilik Persib Bandung sejak 2009 melalui PT Persib Bandung Bermartabat.
Selain aktif di sepak bola, Glenn merupakan pendiri Northstar Group, perusahaan investasi yang berbasis di Singapura. Kekayaannya diperkirakan mencapai Rp29,7 triliun, menjadikannya salah satu pemilik klub terkaya di Indonesia.
Di bawah kepemimpinannya, Persib terus berkembang menjadi klub profesional dengan basis suporter terbesar di Tanah Air.
5. Nabil Husein (Borneo FC)
Borneo FC berada di bawah kepemimpinan Nabil Husein yang juga menjabat sebagai presiden klub. Ia dikenal aktif mengelola klub secara langsung sejak mengakuisisi Perseba Super Bangkalan pada 2014.
Dengan dukungan finansial yang kuat, Borneo FC mampu bersaing secara konsisten di papan atas Liga 1 dan memiliki fasilitas yang terus berkembang.
6. David Glen Oei (Malut United)
David Glen Oei merupakan sosok di balik kebangkitan Malut United. Ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mineral Trobos, perusahaan tambang nikel yang menjadi salah satu sumber pendanaan utama klub.
Investasi yang digelontorkan turut mendukung pembangunan Malut United Arena di Maluku yang telah dimulai sejak Agustus 2023. Kehadiran stadion baru tersebut diharapkan menjadi tonggak perkembangan sepak bola di kawasan Indonesia Timur.
7. Azrul Ananda (Persebaya Surabaya)
Azrul Ananda melengkapi daftar pemilik klub kaya di Liga 1 Indonesia. Putra mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan ini dikenal sebagai pengusaha media sekaligus pendiri Developmental Basketball League (DBL).
Di bawah kepemimpinannya, Persebaya berhasil bangkit dan kembali menjadi salah satu klub yang diperhitungkan di kompetisi nasional. Model pengelolaan profesional yang diterapkan Azrul membuat Bajul Ijo tetap kompetitif sekaligus memiliki fondasi bisnis yang kuat.
Peran Penting Pemilik Klub
Keberadaan para pengusaha besar sebagai pemilik klub menjadi faktor penting dalam perkembangan sepak bola Indonesia. Selain menyediakan dukungan finansial, mereka juga berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur, pembinaan pemain muda, hingga peningkatan profesionalisme klub.
Dengan persaingan yang semakin ketat di Super League 2025-2026, peran para pemilik klub diprediksi akan semakin menentukan dalam upaya membawa tim masing-masing meraih prestasi di level nasional maupun Asia.
Editor : Gita Dwi Nuraini