Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Ega Pratama Bikin Bangga Indonesia, Start Posisi 20 hingga Finis Kelima dan Pecahkan Rekor Lap Moto3 Brno

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Kamis, 25 Juni 2026 | 20:00 WIB
Veda Ega Pratama finis kelima Moto3 Brno setelah start posisi 20 dan memecahkan rekor lap tercepat balapan. (Youtube. com)
Veda Ega Pratama finis kelima Moto3 Brno setelah start posisi 20 dan memecahkan rekor lap tercepat balapan. (Youtube. com)

 

JAKARTA – Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan pecinta balap Tanah Air setelah tampil luar biasa pada balapan Moto3 di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Meski memulai balapan dari posisi ke-20, pembalap muda Indonesia tersebut berhasil finis di posisi kelima sekaligus mencatatkan rekor lap tercepat yang membuat banyak pengamat terkesima.

Penampilan Veda Ega Pratama dalam balapan Moto3 Brno menjadi bukti bahwa talenta pembalap asal Gunungkidul tersebut layak diperhitungkan di level dunia. Dengan motor Honda NSF250RW yang dianggap masih tertinggal dari dominasi KTM, Veda tetap mampu bersaing di kelompok terdepan hingga lap terakhir.

Tak hanya itu, Veda Ega Pratama juga sukses mencatatkan waktu lap terbaik 2 menit 04,524 detik. Catatan tersebut bahkan melampaui rekor lap balapan sebelumnya yang pernah dibukukan pembalap KTM di sirkuit yang sama.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Viral di Belanda Jelang Moto3 Assen 2026, Pembalap Indonesia Ini Mulai Disebut Calon Idola Baru Eropa

Start dari Posisi 20, Veda Langsung Menggebrak

Balapan Moto3 Brno berlangsung dramatis bagi Veda. Sejak lampu start padam, ia langsung menunjukkan agresivitas dengan merangsek dari posisi ke-20 ke urutan ke-11 hanya dalam beberapa lap awal.

Pergerakan cepat itu terus berlanjut. Veda berhasil masuk ke posisi tujuh, lalu sempat menempati posisi keempat sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di urutan kelima.

Yang membuat pencapaian ini semakin spesial adalah selisih waktunya dengan pemenang balapan sangat tipis. Veda hanya terpaut sekitar 0,9 detik dari pembalap Malaysia, Hakim Danis, yang keluar sebagai juara.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Ukir Comeback Spektakuler di Moto3 Ceko 2026, Start Posisi 20 Berakhir di Lima Besar

Banyak pengamat menilai hasil tersebut menunjukkan bahwa Veda sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih podium bahkan kemenangan apabila tidak harus memulai balapan dari barisan belakang.

Rekor Lap yang Membuktikan Kualitas Veda

Salah satu fakta paling mencolok dari balapan di Brno adalah catatan fastest lap milik Veda. Pembalap Honda Team Asia itu menjadi satu-satunya rider yang mampu menembus waktu 2 menit 04 detik selama balapan berlangsung.

Catatan 2 menit 04,524 detik yang dibuat pada lap keempat menjadi yang tercepat sepanjang balapan. Bahkan sejumlah pembalap KTM yang menguasai barisan depan tidak mampu menyamai torehan tersebut.

Baca Juga: Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Salip 15 Pembalap, Finis Kelima Meski Kena Penalti 12 Grid

Data balapan menunjukkan mayoritas pembalap terdepan hanya mampu mencatatkan waktu di kisaran 2 menit 05 detik. Hal ini menjadi bukti bahwa kecepatan murni Veda sangat kompetitif meski menggunakan motor yang berbeda dari para rivalnya.

Keunggulan tersebut semakin terasa karena rekor lap sebelumnya di Brno untuk kategori Moto3 masih berada di angka 2 menit 05 detik. Dengan demikian, Veda berhasil menciptakan standar baru dalam balapan di sirkuit tersebut.

Honda Masih Tertinggal, Veda Jadi Pembeda

Dominasi KTM memang masih terlihat jelas pada Moto3 musim ini. Empat posisi teratas di Brno berhasil ditempati pembalap yang menggunakan motor KTM.

Baca Juga: Moto3 Ceko 2026: Gagal Podium, Veda Ega Pratama Justru Dinilai Jadi Rider Paling Bersinar di Brno

Namun di tengah dominasi tersebut, Veda menjadi satu-satunya pembalap Honda yang mampu bertahan dan bersaing di grup terdepan.

Jarak antara kelompok depan dan kelompok kedua bahkan mencapai sekitar 10 detik. Fakta ini memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di rombongan terdepan yang diisi para pembalap terbaik.

Sementara sejumlah pembalap Honda lainnya kesulitan mengikuti ritme balapan, Veda justru mampu beberapa kali melakukan manuver menyalip dan memberikan tekanan kepada para rider KTM.

Baca Juga: Heboh Moto3 Ceko 2026, Isu Diskualifikasi Hakim Danish Ternyata Hoaks, Aksi Comeback Veda Ega Pratama Justru Jadi Sorotan

Strategi Ban Jadi Kunci

Keberhasilan Veda tak lepas dari strategi pemilihan ban yang tepat. Pada balapan kali ini, ia menggunakan kompon medium atau SC2 yang lebih keras dibanding pilihan soft yang biasa dipakai.

Karakteristik Sirkuit Brno yang memiliki banyak tikungan cepat membuat ban medium dianggap lebih cocok untuk menjaga performa hingga akhir lomba.

Keputusan tersebut terbukti efektif. Meski harus memacu motor secara agresif sejak awal karena start dari posisi ke-20, Veda tetap mampu menjaga performa ban dan mempertahankan kecepatannya hingga lap terakhir.

Baca Juga: Hasil Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Tampil Sensasional dari Posisi 20, Hakim Danish Juara dan Klasemen Makin Ketat

Harapan Besar untuk Masa Depan

Hasil di Brno membuat posisi Veda di klasemen sementara semakin membaik. Pembalap Indonesia itu kini mengoleksi 82 poin dan terus menjaga peluang untuk bersaing dengan para rivalnya sepanjang musim.

Penampilan impresif ini juga menjadi sinyal positif bagi masa depan balap Indonesia. Setelah bertahun-tahun berupaya menembus level tertinggi balap motor dunia, kini Indonesia memiliki sosok pembalap yang mampu menunjukkan kualitasnya di ajang Moto3.

Jika perkembangan performanya terus berlanjut dan dukungan teknis semakin meningkat, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama akan menjadi salah satu kandidat kuat pembalap Indonesia yang mampu melangkah lebih jauh menuju Moto2 hingga MotoGP di masa mendatang.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Hakim Danis #Moto3 Brno #Rekor Lap Moto3 #Honda Team Asia #veda ega pratama