JAKARTA – Kiandra Ramadhipa juara Moto3 Junior Estoril 2026 setelah menampilkan performa luar biasa dalam balapan penuh drama di Sirkuit Estoril, Portugal. Pembalap muda Indonesia tersebut berhasil merebut kemenangan pertamanya musim ini setelah terlibat pertarungan ketat dengan sejumlah rival hingga lap terakhir.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Kiandra Ramadhipa juara Moto3 Junior Estoril 2026, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kandidat kuat perebut gelar musim ini. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di Estoril setelah sang pembalap sukses berdiri di podium tertinggi.
Sejak awal balapan, Kiandra Ramadhipa juara Moto3 Junior Estoril 2026 tidak diraih dengan mudah. Balapan kategori Moto3 Junior tersebut menghadirkan persaingan sengit antara para pembalap Honda dan KTM yang terus saling bertukar posisi sepanjang lomba.
Baca Juga: Moto3 Junior Portugal 2026: Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah, Membanggakan
Start Panas, Perebutan Posisi Berlangsung Ketat
Saat lampu start padam, Leonardo Zanzi langsung melesat dan merebut holeshot menuju tikungan pertama. Namun dominasi pembalap Italia itu tidak berlangsung lama karena posisi terdepan terus berpindah tangan.
Carlos Cano, Singha Pong, Travis Borg, hingga Fernando Bohosa silih berganti memimpin balapan. Kelompok terdepan berisi lebih dari lima pembalap yang terus saling menyalip di setiap sektor lintasan.
Ramadhipa yang memulai balapan dari barisan depan tampil sabar. Ia memilih menjaga ritme sambil tetap berada di kelompok utama. Strategi tersebut terbukti efektif karena dirinya selalu berada dalam jarak serang terhadap para pemimpin lomba.
Persaingan semakin menarik memasuki pertengahan balapan. Travis Borg sempat mencatatkan lap tercepat dan naik ke posisi tiga besar. Sementara Singha Pong beberapa kali memimpin lomba berkat kecepatannya di lintasan lurus.
Ramadhipa Tampil Konsisten di Tengah Pertarungan Sengit
Berbeda dengan sejumlah rival yang agresif melakukan manuver, Ramadhipa menunjukkan kematangan dalam membaca situasi balapan. Pembalap Indonesia itu mampu menghindari insiden dan tetap menjaga posisi di rombongan depan.
Ketika para pesaing saling berebut posisi, Ramadhipa perlahan mulai maju. Ia beberapa kali menyalip di area pengereman dan berhasil mempertahankan kecepatan yang stabil.
Memasuki lima lap terakhir, pertarungan semakin memanas. Ramadhipa, Singha Pong, Travis Borg, Carlos Cano, serta beberapa pembalap lain masih memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan.
Komentator bahkan menyebut balapan tersebut sebagai salah satu pertarungan terbaik yang pernah terjadi di Moto3 Junior musim ini. Selisih waktu antarpembalap hanya beberapa persepuluh detik, membuat hasil akhir sulit diprediksi.
Manuver Berani di Lap Terakhir Jadi Penentu
Momen krusial terjadi pada lap terakhir. Sejumlah pembalap mencoba mengambil alih posisi terdepan sebelum memasuki sektor akhir lintasan.
Saat memasuki trek lurus belakang, Ramadhipa melakukan manuver berani untuk merebut posisi pertama. Aksi tersebut menjadi titik balik yang menentukan jalannya balapan.
Dengan ketenangan dan pengalaman yang dimilikinya, pembalap Indonesia itu mampu mempertahankan posisi hingga tikungan terakhir. Travis Borg terus menekan dari belakang, sementara Carlos Cano juga berusaha mencari celah untuk menyerang.
Namun Ramadhipa tidak melakukan kesalahan sedikit pun. Ia keluar dari tikungan terakhir dengan sempurna dan melaju menuju garis finis sebagai pemenang.
Sorak sorai langsung terdengar dari timnya setelah memastikan kemenangan perdana musim ini berhasil diraih.
Indonesia Raya Berkumandang di Estoril
Keberhasilan Ramadhipa menjadi momen spesial bagi dunia balap Indonesia. Setelah finis pertama, ia naik ke podium bersama Travis Borg dan Carlos Cano yang melengkapi tiga besar.
Dalam wawancara setelah balapan, Ramadhipa mengaku lomba berlangsung sangat sulit karena seluruh pembalap di grup depan memiliki kecepatan yang hampir sama.
"Saya bekerja sangat keras. Saya mencoba memimpin balapan dan bertahan bersama mereka sampai garis finis," ujar Ramadhipa usai balapan.
Hasil tersebut membuat pembalap Indonesia itu semakin percaya diri menghadapi seri-seri berikutnya. Dengan koleksi poin yang terus bertambah, peluang untuk bersaing dalam perebutan gelar juara musim 2026 tetap terbuka lebar.
Kemenangan di Estoril juga menjadi bukti perkembangan pesat Ramadhipa di ajang Moto3 Junior. Penampilan konsisten, kemampuan membaca balapan, serta keberanian mengambil keputusan di momen penting menjadi kunci suksesnya meraih kemenangan yang sangat berharga.
Kini, setelah sukses mengibarkan Merah Putih di Portugal, perhatian publik balap Indonesia akan tertuju pada penampilan Ramadhipa di putaran selanjutnya saat perburuan gelar semakin memanas.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari