BLITAR KAWENTAR - Film drama tidak selalu harus menghadirkan kisah yang rumit untuk menyentuh hati penonton. Hal itu dibuktikan melalui Tallulah, film produksi 2016 yang menggabungkan unsur drama dan komedi secara seimbang.
Film ini mengikuti kehidupan Tallulah, perempuan muda yang hidup berpindah-pindah menggunakan van bersama kekasihnya.
Namun kehidupannya berubah ketika sang kekasih tiba-tiba meninggalkannya. Dalam kondisi kebingungan dan kesepian, Tallulah mencari tempat berlindung.
Tanpa diduga, ia menjalin hubungan dengan ibu mantan kekasihnya yang percaya bahwa Tallulah masih menjadi bagian dari kehidupan putranya.
Baca Juga: Fenomena Silent Mode di Kalangan Gen Z Makin Marak, Pilih Batasi Interaksi Sosial demi Kurangi Tekanan Psikologis
Tentang Kesepian dan Koneksi Manusia
Film ini banyak membahas rasa kesepian yang sering dialami seseorang dalam kehidupan modern. Tallulah dan karakter lain sama-sama berusaha menemukan tempat untuk merasa diterima.
Hubungan yang terjalin di antara mereka berkembang menjadi kisah keluarga yang unik dan menyentuh.
Drama yang Hangat
Meski membahas berbagai persoalan emosional, Tallulah tetap menghadirkan banyak momen ringan dan humor yang membuat cerita terasa hangat.
Film ini menjadi pilihan tepat bagi penonton yang mencari drama manusiawi dengan pesan positif tentang hubungan dan pertumbuhan diri.