BLITAR KAWENTAR - Mengambil tema "Jang Lokal, Jang Vokal", di Soekarno Coffee Fest Blitar (SCFB) 2026 menjadi media untuk memperkenalkan potensi-potensi kopi lokal, dengan mengangkat teman-teman kopi yang berprestasi di kancah nasional dan internasional.
Adalah Ahrian Festyananda, yang berhasil membawa kopi robusta Blitar mengikuti kompetisi nasinal, dan memperoleh juara 4 di tahun 2025, dan juara 2 di tahun 2026. Di tahun ini, beliau juga mengikuti kompetisi green beans robusta kelas Asean yang berlangsung di Vietnam.
Selain itu ada Putri Ayu, sebagai finalkis BIRC (Barista Innovation Challenge) Nasional, ada Firman Satriya sebagai FInalis ILAC< Indonesia Latte Art Competition. Ryno Pangkey sebagai Barista mewakili Kota Blitar yang di hire oleh brand dari Swiss untuk menyeduh di event Internasioal World Coffee Event di Jakarta 2025.
"Mereka akan diberi panggung dalam kegiatan workshop dan juga talkshow agar teman-teman kopi dan penikmat kopi yang datang di Soekarno Coffee Fest 2026 ikut merasakan kebanggan yang mereka alami," kata Ketua Panitia SCFB 2026, Toni Ahmad.
Selain itu, di SCFB 2026 juga mengangkat potensi, seniman, dan budayawan lokal dari industri musik dan entertainment.
Tahun ini, jumlah peserta tenant yang berpartisipasi dalam SCFB sebanyak 32 pelaku usaha. Terdiri dari tenant kopi lokal Kota dan Kabupaten Blitar, dan 7 tenant dari luar daerah.
"Di part kompetisi, tahun ini kami mengadakan kompetisi Latte Art yang diikuti oleh 32 peserta dari seluruh Jawa Timur," ujarnya.
Seperti tahun lalu, SCFB tahun ini kembali dipusatkan di halaman kantor Wali Kota Blitar. Digelar mulai 26-28 Juni 2026. "Pembukaan SCFB dimulai pukul 15.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB setiap harinya. Khusus hari terakhir kami akan buka lebih pagi pukul 06.00 WIB sebagai wujud kolaborasi yang baik dengan event Car Free Day," tandasnya.(*/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah