BLITAR KAWENTAR – Feda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi start kedelapan pada sesi kualifikasi kedua (Q2) Moto3 GP Ceko di Sirkuit Brno, Sabtu. Pembalap Honda Team Asia itu tampil tenang dalam pertarungan time attack yang berlangsung sengit hingga detik-detik terakhir dan memastikan dirinya mengisi baris ketiga grid untuk balapan utama.
Hasil Feda Ega Pratama di Q2 menjadi modal penting menghadapi race Moto3 GP Ceko. Setelah sebelumnya lolos langsung ke Q2, rider asal Indonesia tersebut mampu memanfaatkan strategi pergantian ban dan pengaturan waktu keluar lintasan untuk memperbaiki catatan waktunya pada kesempatan terakhir.
Dengan posisi start kedelapan, Feda Ega Pratama memiliki peluang terbuka untuk bersaing di rombongan depan sejak lap awal. Jarak waktu yang tipis dengan para pembalap di depannya juga menunjukkan persaingan Moto3 GP Ceko berlangsung sangat ketat.
Persaingan Ketat Sejak Awal Q2
Cuaca panas di Sirkuit Brno membuat tensi persaingan langsung meningkat sejak sesi Q2 dimulai. Seluruh pembalap berusaha mencari posisi terbaik di lintasan demi memperoleh efek slipstream atau towing yang mampu meningkatkan kecepatan pada time attack.
Feda Ega Pratama langsung keluar dari garasi bersama rombongan besar pembalap lainnya. Strategi saling menunggu untuk mendapatkan posisi ideal di belakang rival menjadi warna utama sepanjang sesi.
Pada percobaan pertama, Feda berhasil membukukan putaran bersih dan menempatkan dirinya di posisi ke-12 sementara.
Strategi Honda Team Asia Jadi Penentu
Memasuki lima menit terakhir, Feda bersama tim memutuskan kembali ke pit untuk melakukan penyesuaian strategi. Honda Team Asia mengganti ban belakang dengan kompon baru sekaligus mengatur ulang waktu keluar lintasan agar terhindar dari kemacetan pembalap saat time attack terakhir.
Keputusan tersebut terbukti menjadi langkah krusial.
Saat sesi memasuki tiga menit terakhir, Feda kembali meluncur ke lintasan untuk melakukan percobaan terakhir. Di tengah banyaknya pembalap yang mencatat sektor tercepat, pembalap Indonesia itu mampu meningkatkan performanya secara signifikan.
Lap terakhir menjadi penentu ketika Feda sukses memperbaiki catatan waktunya hingga naik ke posisi kedelapan klasemen akhir Q2.
David Almansa Raih Pole Position
Berdasarkan hasil resmi kualifikasi, pole position berhasil diamankan David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP dengan catatan waktu 2 menit 04,069 detik.
Posisi kedua ditempati Hakim Danish yang hanya terpaut 0,017 detik dari Almansa, sedangkan Maximo Quiles melengkapi barisan terdepan di posisi ketiga.
Sementara itu, Feda Ega Pratama membukukan waktu terbaik 2 menit 05,270 detik yang dicetak pada putaran keenam atau lap terakhirnya di sesi Q2.
Data tersebut menunjukkan strategi run kedua Honda Team Asia berjalan efektif karena waktu terbaik Feda lahir tepat pada kesempatan terakhir sebelum bendera finis dikibarkan.
Peluang Besar Saat Balapan
Meski terpaut sekitar 1,2 detik dari peraih pole position, selisih waktu Feda dengan pembalap di depannya terbilang sangat tipis.
Scott Ogden yang berada di posisi ketujuh hanya unggul sekitar 0,091 detik, sementara Eddie O'Shea di posisi keenam juga memiliki selisih waktu yang tidak terlalu jauh.
Kerapatan catatan waktu tersebut menjadi indikasi bahwa persaingan di barisan depan diperkirakan berlangsung sangat ketat pada balapan utama.
Memulai lomba dari baris ketiga juga memberikan keuntungan bagi Feda untuk langsung bergabung dengan rombongan depan apabila mampu melakukan start yang bersih dan memanfaatkan peluang sejak tikungan pertama.
Selain itu, data enam lap selama Q2 dipadukan dengan simulasi balapan yang dilakukan sebelumnya akan menjadi bahan evaluasi Honda Team Asia dalam menentukan strategi pengelolaan ban dan setelan motor untuk race.
Dengan modal posisi start kedelapan, Feda Ega Pratama memiliki peluang menjaga tren positif sekaligus kembali bersaing memperebutkan hasil terbaik pada Moto3 GP Ceko.
Editor : Fadhilah Salsa Bella