BLITAR KAWENTAR – Prediksi juara Piala Dunia 2026 kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, bukan berasal dari superkomputer, kecerdasan buatan (AI), atau analis sepak bola, melainkan dari seekor burung yang dijuluki Ratu Prediksi.
Burung tersebut viral karena disebut memiliki tingkat akurasi tinggi dalam menebak hasil pertandingan sepak bola. Sang pemilik mengklaim burung itu beberapa kali berhasil memprediksi pemenang laga penting, sehingga kembali diminta "meramal" negara yang akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Dalam video yang beredar, prediksi juara Piala Dunia 2026 dilakukan dengan cara sederhana. Pemilik burung menyusun bendera negara-negara peserta turnamen, kemudian membiarkan burung memilih satu per satu hingga tersisa satu negara yang diprediksi menjadi kampiun.
Burung Pilih Sembilan Negara Unggulan
Proses prediksi diawali dengan menampilkan bendera 48 negara peserta Piala Dunia 2026.
Burung Ratu Prediksi kemudian memilih beberapa negara yang dianggap memiliki peluang besar menjadi juara. Dari seluruh peserta, hanya sembilan negara yang masuk daftar pilihannya, yakni Inggris, Norwegia, Portugal, Maroko, Argentina, Jerman, Prancis, Brasil, dan Spanyol.
Pemilihan tersebut menarik perhatian warganet karena sebagian besar negara yang dipilih memang dikenal sebagai kekuatan sepak bola dunia. Selain langganan tampil di putaran final Piala Dunia, beberapa di antaranya juga dihuni pemain-pemain bintang yang tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir.
Tersisa Prancis dan Spanyol
Setelah menyaring sembilan negara unggulan, burung kembali melakukan pemilihan hingga hanya menyisakan dua kandidat terakhir, yakni Prancis dan Spanyol.
Kedua negara memang menjadi favorit dalam banyak prediksi menjelang Piala Dunia 2026. Berbagai simulasi berbasis data maupun kecerdasan buatan sebelumnya juga kerap menempatkan keduanya sebagai calon kuat juara.
Namun, hasil akhir versi Burung Ratu Prediksi justru mengarah kepada Prancis. Burung tersebut memilih bendera Les Bleus sebagai negara yang diyakini akan menjadi juara dunia.
Pilihan itu berbeda dengan sejumlah prediksi lain yang lebih banyak menjagokan Spanyol sebagai tim yang memiliki peluang terbesar mengangkat trofi.
Diklaim Pernah Tepat Tebak Final
Popularitas Burung Ratu Prediksi bukan tanpa alasan. Dalam video tersebut, sang pemilik menyebut burung itu pernah berhasil memprediksi hasil pertandingan besar.
Salah satunya disebut terjadi pada laga final Liga Champions yang mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dengan Arsenal. Burung tersebut diklaim memprediksi pertandingan berlangsung ketat hingga berakhir imbang sebelum akhirnya dimenangkan PSG melalui adu penalti.
Keberhasilan itu membuat banyak pencinta sepak bola penasaran apakah prediksi sang burung akan kembali terbukti pada Piala Dunia 2026.
Meski demikian, klaim mengenai tingkat akurasi burung tersebut belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Prediksi semacam ini lebih banyak dipandang sebagai hiburan yang kerap muncul menjelang turnamen besar.
Ramalan Unik Selalu Warnai Piala Dunia
Fenomena hewan yang digunakan untuk memprediksi hasil pertandingan bukanlah hal baru dalam dunia sepak bola.
Pada beberapa edisi Piala Dunia sebelumnya, publik pernah dibuat heboh oleh berbagai hewan yang disebut mampu meramal hasil pertandingan. Prediksi tersebut biasanya dilakukan dengan memilih bendera negara atau wadah makanan yang mewakili masing-masing tim.
Terlepas dari benar atau tidaknya hasil prediksi tersebut, kehadiran ramalan unik seperti Burung Ratu Prediksi selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta sepak bola.
Pada akhirnya, siapa yang benar-benar menjadi juara Piala Dunia 2026 tetap akan ditentukan di lapangan. Performa pemain, strategi pelatih, kondisi fisik, hingga faktor keberuntungan akan menjadi penentu utama perjalanan setiap tim menuju trofi juara.
Sementara itu, prediksi Burung Ratu Prediksi yang memilih Prancis sebagai kampiun menambah panjang daftar ramalan menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Apakah Les Bleus benar-benar mampu memenuhi ramalan tersebut atau justru negara lain yang akan mengangkat trofi, jawabannya baru akan diketahui setelah turnamen mencapai partai final.
Editor : Gita Dwi Nuraini