BLITAR KAWENTAR – Nama Megawati Hangestri kembali menjadi perhatian publik Korea Selatan.
Kepastian bergabungnya pevoli asal Indonesia tersebut dengan Hyundai Engineering & Construction Hillstate untuk musim kompetisi 2026-2027 disebut memicu gelombang pemberitaan besar di berbagai media nasional Korea Selatan.
Tak hanya menjadi perbincangan di portal berita olahraga, Megawati Hangestri bahkan mendominasi siaran televisi nasional.
Sejumlah stasiun televisi besar seperti KBS, SBS, MBC, YTN, Yonhap News TV hingga KBSN Sports secara bersamaan menyoroti transfer pemain berjuluk Megatron tersebut sebagai salah satu berita olahraga paling penting menjelang dimulainya musim baru Liga Voli Korea.
Kembalinya Megawati Hangestri ke V-League kali ini menghadirkan cerita berbeda.
Setelah dua musim memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks, opposite hitter Timnas Indonesia itu kini resmi mengenakan seragam Hyundai Hillstate yang merupakan juara bertahan kompetisi bola voli putri Korea Selatan.
Televisi Korea Ramai Bahas Transfer Megawati
Media penyiaran Korea Selatan memberikan porsi pemberitaan yang cukup besar terhadap perpindahan Megawati. Berbagai program berita utama bahkan mengubah susunan liputan mereka untuk memasukkan kabar transfer tersebut ke dalam headline olahraga.
KBS dalam program News 9 menyebut kedatangan Megawati sebagai perubahan besar dalam peta persaingan Liga Voli Korea. Stasiun televisi nasional itu menilai Hyundai Hillstate berhasil mendapatkan salah satu penyerang paling berbahaya di Asia.
Dalam tayangannya, KBS juga menampilkan simulasi statistik yang memperkirakan efektivitas serangan balik Hyundai Hillstate akan meningkat secara signifikan setelah hadirnya Megawati di lini depan.
Analisis tersebut memperlihatkan bagaimana kombinasi kekuatan serangan Megawati diyakini mampu membuat Hyundai Hillstate semakin sulit dihentikan oleh para rivalnya.
SBS Kupas Kekuatan Fisik Sang Megatron
Berbeda dengan KBS, SBS memilih membedah kemampuan teknis Megawati dari sisi olahraga.
Lewat tayangan khusus bertajuk The Science Behind Megatron's Spike, SBS mengulas peningkatan kualitas fisik yang dimiliki pemain asal Indonesia tersebut setelah menjalani latihan mandiri selama berada di Tanah Air.
Program tersebut menampilkan analisis mengenai peningkatan kekuatan otot paha, daya ledak, stabilitas tubuh hingga kemampuan melayang di udara yang disebut semakin baik dibanding musim sebelumnya.
Menurut analis SBS, peningkatan kemampuan tersebut akan membuat para blocker lawan semakin kesulitan mengantisipasi spike keras Megawati ketika musim baru dimulai.
MBC Soroti Sosok Muslimah yang Dicintai Publik Korea
Sementara itu, MBC menghadirkan pendekatan berbeda.
Alih-alih hanya membahas aspek permainan, MBC lebih banyak mengangkat sisi humanis Megawati sebagai atlet muslimah yang tetap mempertahankan identitasnya selama berkarier di Korea Selatan.
Stasiun televisi tersebut menayangkan berbagai momen interaksi Megawati bersama para penggemar, termasuk anak-anak Korea yang menirukan gaya berhijab sang atlet.
Hyundai Hillstate juga mendapat apresiasi karena disebut memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan ibadah Megawati, mulai dari penyediaan makanan halal hingga fasilitas penunjang lainnya selama berada di Korea Selatan.
Dampak Ekonomi Ikut Menjadi Sorotan
Euforia kepindahan Megawati tidak hanya dirasakan di lapangan.
Yonhap News TV melaporkan bahwa transfer pemain berusia 27 tahun tersebut memberikan dampak ekonomi yang cukup besar.
Permintaan jersey resmi Hyundai Hillstate dengan nama Megawati disebut meningkat tajam hanya beberapa saat setelah pengumuman resmi dilakukan. Bahkan, sistem toko daring klub dilaporkan sempat mengalami gangguan akibat lonjakan pesanan dari berbagai negara, khususnya kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, tingginya minat masyarakat internasional juga diperkirakan akan berdampak pada peningkatan nilai hak siar Liga Voli Korea untuk pasar luar negeri.
Duet Menara Kembar Hyundai Hillstate
KBSN Sports sebagai pemegang hak siar resmi Liga Voli Korea turut menggelar program analisis khusus mengenai komposisi baru Hyundai Hillstate.
Dalam pembahasannya, Megawati diproyeksikan akan berduet bersama Jordan Wilson untuk membentuk lini serang yang dijuluki sebagai "Twin Towers" atau Menara Kembar Suwon.
Kolaborasi keduanya diyakini akan menjadi salah satu kekuatan ofensif paling berbahaya di kompetisi musim 2026-2027.
Jika mampu beradaptasi dengan cepat bersama rekan-rekan barunya, Megawati berpeluang kembali menjadi salah satu pemain asing paling berpengaruh di Liga Voli Korea.
Besarnya perhatian media nasional Korea Selatan menunjukkan bahwa kehadiran Megawati bukan sekadar transfer biasa. Sosoknya kini telah berkembang menjadi ikon olahraga internasional yang mampu menghadirkan perhatian publik lintas negara, sekaligus memperkuat citra positif atlet Indonesia di panggung olahraga dunia.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan