BLITAR KAWENTAR - Kuda Hitam Piala Dunia 2026 mulai menjadi sorotan menjelang bergulirnya turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Di tengah perbincangan mengenai kandidat juara seperti Argentina, Prancis, Brasil, hingga Inggris, sejumlah negara justru diprediksi mampu menciptakan kejutan besar.
Fenomena Kuda Hitam Piala Dunia 2026 bukan hal baru dalam sejarah sepak bola.
Korea Selatan pernah menembus semifinal pada 2002, Kroasia menjadi finalis pada 2018, sementara Maroko mengukir sejarah sebagai semifinalis pertama dari Afrika pada edisi 2022.
Kali ini, beberapa negara kembali disebut memiliki potensi mengulang kisah serupa.
Persaingan Kuda Hitam Piala Dunia 2026 diperkirakan semakin sengit karena banyak negara datang dengan skuad yang lebih matang, kombinasi pemain muda berbakat, serta pelatih berpengalaman yang telah membangun tim selama beberapa tahun terakhir.
Norwegia Bangkit Bersama Generasi Emas
Norwegia menjadi salah satu tim yang paling menarik perhatian. Setelah absen selama hampir tiga dekade dari putaran final Piala Dunia, tim berjuluk Singa Utara itu akhirnya kembali dengan skuad yang jauh lebih kompetitif.
Keberadaan Erling Haaland, Martin Odegaard, Alexander Sorloth, hingga Jorgen Strand Larsen menjadikan lini depan Norwegia sebagai salah satu yang paling produktif selama babak kualifikasi Eropa.
Tidak hanya tajam di depan, lini belakang mereka juga tampil solid. Sepanjang fase kualifikasi, Norwegia menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik sekaligus mampu finis sebagai juara grup tanpa menelan kekalahan.
Meski tergabung bersama Prancis, Senegal, dan Irak, peluang Norwegia untuk lolos dari fase grup tetap terbuka jika mampu mempertahankan konsistensi permainan.
Senegal Siap Buktikan Diri
Ancaman berikutnya datang dari Afrika melalui Senegal.
Negara berjuluk Lions of Teranga itu berhasil lolos ke Piala Dunia tanpa mengalami kekalahan sepanjang babak kualifikasi. Mereka masih diperkuat sederet pemain berpengalaman seperti Sadio Mane, Edouard Mendy, Kalidou Koulibaly, Nicholas Jackson, hingga Ismaila Sarr.
Kekuatan utama Senegal terletak pada transisi cepat, disiplin bertahan, dan kemampuan melakukan serangan balik yang mematikan.
Dengan karakter permainan tersebut, Senegal diyakini mampu merepotkan lawan-lawan kuat, termasuk Prancis maupun Norwegia di fase grup.
Turki dan Austria Tak Bisa Diremehkan
Turki juga masuk dalam daftar tim yang berpotensi menciptakan kejutan.
Meski lolos melalui jalur playoff, skuad asuhan Vincenzo Montella memiliki perpaduan pemain muda dan senior yang menjanjikan. Nama-nama seperti Arda Guler, Kenan Yildiz, Hakan Calhanoglu, hingga Merih Demiral menjadi kekuatan utama mereka.
Sementara itu Austria datang dengan filosofi permainan agresif racikan Ralf Rangnick.
Pelatih asal Jerman tersebut berhasil mengubah Austria menjadi tim dengan pressing tinggi, organisasi permainan rapi, serta transisi cepat yang mampu menyulitkan lawan-lawan besar.
Jika mampu menjaga konsistensi, Austria berpeluang menjadi kejutan besar di fase gugur.
Kolombia dan Maroko Punya Modal Besar
Dari Amerika Selatan, Kolombia datang dengan rasa percaya diri tinggi setelah tampil impresif di babak kualifikasi.
Luis Diaz masih menjadi andalan di lini depan, didukung James Rodriguez yang tetap berperan sebagai motor serangan. Di bawah arahan Nestor Lorenzo, Kolombia berhasil menunjukkan permainan kolektif yang efektif.
Sementara itu Maroko tetap layak disebut sebagai salah satu kuda hitam paling berbahaya.
Semifinalis Piala Dunia 2022 tersebut masih memiliki Achraf Hakimi, Yassine Bounou, Brahim Diaz, serta Sofyan Amrabat. Kehadiran pelatih baru juga memberi warna berbeda melalui keberanian memainkan pemain-pemain muda.
Dengan pengalaman tampil di level tertinggi, Maroko berpeluang kembali melangkah jauh.
Kroasia Masih Punya Mental Juara
Meski banyak dihuni pemain senior, Kroasia tetap tidak boleh dipandang sebelah mata.
Luka Modric memang memasuki penghujung karier internasional, tetapi regenerasi berjalan cukup baik melalui kehadiran Martin Baturina, Josip Stanisic, hingga Ivan Smolcic.
Pengalaman mencapai final Piala Dunia 2018 dan semifinal 2022 menjadi modal berharga bagi Kroasia untuk kembali bersaing dengan negara-negara elite.
Mental bertanding yang kuat membuat mereka tetap menjadi lawan yang sulit dikalahkan.
Dengan komposisi pemain yang semakin merata, Piala Dunia 2026 diprediksi kembali menghadirkan kejutan besar. Di antara Norwegia, Senegal, Turki, Austria, Kolombia, Maroko, dan Kroasia, bukan tidak mungkin akan muncul satu tim yang berhasil mematahkan dominasi negara-negara unggulan dan mencuri perhatian hingga babak semifinal, bahkan final.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan