BLITAR KAWENTAR - Kehidupan Luna Maya dan Maxime Bouttier setelah menikah Juli 2026 tak selalu berjalan mulus. Layaknya pasangan pada umumnya, keduanya mengaku juga pernah mengalami perbedaan pendapat hingga saling kesal karena kebiasaan-kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari.
Meski demikian, Luna dan Maxime sepakat bahwa konflik bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Justru dari berbagai perbedaan tersebut mereka belajar untuk lebih memahami karakter masing-masing dan membangun komunikasi yang lebih baik.
Pasangan ini pun mengungkapkan bahwa hubungan mereka kini jauh lebih harmonis dibandingkan masa-masa awal pernikahan.
Baca Juga: Bukan Cuma Teknis: Cara Mas Bre Bangun Personal Branding sebagai ‘Artis Sound Horeg'
Perbedaan Kebiasaan Jadi Sumber Konflik
Luna dan Maxime mengaku sebagian besar perbedaan yang mereka alami berasal dari hal-hal sederhana.
Maxime sempat dibuat kesal dengan kebiasaan Luna yang bangun sangat pagi dan memulai berbagai aktivitas saat dirinya masih ingin beristirahat.
Sebaliknya, Luna pernah merasa kesal ketika Maxime tanpa sengaja menghilangkan kamera miliknya saat mereka melakukan perjalanan. Meski kini kejadian tersebut hanya menjadi bahan candaan, saat itu Luna mengaku sempat panik karena kamera tersebut memiliki nilai penting baginya.
Baca Juga: Berani Tinggalkan Karier Mapan di L’Oreal, Lizzie Parra Pilih Jadi Makeup Artist Freelance!
Selain itu, keduanya juga memiliki cara berbeda dalam menyampaikan keluhan.
Maxime menilai laki-laki dan perempuan sering kali memiliki sudut pandang yang tidak sama ketika menghadapi suatu masalah. Karena itu, menurutnya tidak semua keluhan harus dipahami dengan cara berpikir yang sama.
Belajar Mengendalikan Emosi
Di balik berbagai perbedaan tersebut, Luna mengaku dirinya terus belajar menjadi pribadi yang lebih sabar setelah menikah.
Ia menyadari kehidupan rumah tangga menuntut kedua belah pihak untuk sama-sama mengendalikan emosi agar persoalan kecil tidak berkembang menjadi pertengkaran besar.
Sementara Maxime juga merasa dirinya ikut berubah.
Ia mengatakan dalam sebuah hubungan, terkadang salah satu pasangan harus berani memulai pembicaraan lebih dulu ketika terjadi kesalahpahaman.
Baca Juga: Lagi Asyik Jalan-jalan, Tak Disangka Gus Iqdam Bertemu Artis Bebi Romeo di Palestina, Langsung Akrab
Menurutnya, langkah kecil tersebut sering kali menjadi jalan keluar agar masalah tidak berlarut-larut.
Komunikasi Makin Baik Dibanding Tahun Sebelumnya
Baik Luna maupun Maxime sepakat bahwa komunikasi mereka mengalami banyak perkembangan sepanjang tahun 2026.
Jika sebelumnya mereka masih sering terbawa emosi ketika sama-sama lelah setelah bekerja atau bepergian, kini keduanya lebih memilih berbicara dengan tenang.
Luna bahkan menyebut hubungan mereka memiliki "trajectory" yang jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, mereka kini lebih terbuka dalam menyampaikan keinginan maupun perasaan tanpa harus menunggu konflik menjadi besar.
Perubahan tersebut membuat keduanya merasa lebih nyaman menjalani kehidupan rumah tangga.
Saling Memahami Jadi Kunci Hubungan
Selain komunikasi, Luna dan Maxime juga menilai rasa saling memahami menjadi fondasi utama dalam mempertahankan hubungan.
Luna mengaku masih berharap mendapat perhatian-perhatian kecil dari suaminya, seperti digandeng tangan atau lebih sering difoto ketika bepergian bersama.
Di sisi lain, Maxime juga berusaha memenuhi keinginan tersebut meski mengaku bukan sosok yang terlalu ekspresif dalam menunjukkan kasih sayang.
Menurutnya, setiap pasangan memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan cinta.
Baca Juga: Inilah Background Pendidikan Raline Shah, Artis yang Dilantik Jadi Staf Khusus Menkomdigi RI
Yang terpenting adalah keduanya mau berkompromi dan terus belajar memahami kebutuhan pasangan masing-masing.
Bagi Luna dan Maxime, perjalanan rumah tangga bukan tentang menghindari konflik, melainkan menemukan cara terbaik untuk menyelesaikannya bersama.
Dengan komunikasi yang semakin terbuka dan sikap saling mengalah, pasangan ini optimistis dapat terus membangun rumah tangga yang harmonis di tengah kesibukan mereka sebagai publik figur.