JAKARTA - Sinetron Terikat Janji RCTI mempertemukan kembali Arya dan Asya dalam proyek terbaru setelah keduanya pernah bekerja sama sebelumnya. Dalam sesi rapid question dan wawancara, keduanya membahas chemistry, karakter, hingga cara menghadapi sorotan penggemar yang mengiringi kembalinya Arya ke sinetron.
Terikat Janji RCTI menjadi proyek yang kembali mempertemukan Arya dan Asya setelah keduanya cukup lama tidak bertemu. Arya mengatakan pertemuan kembali tersebut justru membuat proses membangun chemistry dengan Asya berjalan tanpa banyak kesulitan.
Menurut Arya, Asya merupakan sosok yang terbuka sehingga keduanya dapat membangun komunikasi dengan baik. Mereka juga banyak berdiskusi mengenai skrip dan proses penggarapan bersama sutradara.
“Jadi, buat saya sendiri sih enggak susah untuk jalan chemistry dengan Asya,” ujar Arya dalam sesi wawancara tersebut.
Arya juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Asya sebelumnya pernah dipertemukan ketika Asya masih berusia 14 tahun. Setelah cukup lama tidak bertemu, keduanya kembali beradu peran dalam Terikat Janji RCTI dan menjalani proses syuting bersama.
Selain membicarakan chemistry, Arya turut menceritakan pengalaman memerankan karakter dengan profesi sebagai tukang ketoprak. Ia mengaku senang karena peran tersebut memberinya kesempatan untuk mempelajari kehidupan dengan profesi yang berbeda.
Arya bahkan mengatakan dirinya memang menyukai ketoprak sehingga pengalaman tersebut terasa menarik. Ia juga mempelajari bagaimana seorang tukang ketoprak meramu makanan tersebut, meski proses pembuatan dalam adegan nantinya dapat saja diambil secara terpisah sesuai kebutuhan syuting.
Bagi Arya, pengalaman tersebut merupakan salah satu hal menarik dari profesi aktor. “Itulah nikmatnya jadi seorang aktor,” katanya, sebelum menjelaskan bahwa aktor dapat memerankan manusia lain dengan profesi yang berbeda-beda.
Dalam sesi rapid question, Arya juga menjawab sejumlah pertanyaan singkat mengenai karakter dan proses akting. Ia menyebut improvisasi sebagai pilihan ketika ditanya mengenai skrip atau improvisasi, bahkan sempat membuat suasana wawancara menjadi lebih cair.
Kembalinya Arya ke sinetron juga membuatnya kembali berada di tengah perhatian fanbase yang disebut memiliki dukungan kuat. Asya kemudian ditanya mengenai kemungkinan adanya penggemar yang membandingkan atau mengkritik dirinya ketika dipasangkan dengan Arya dalam Terikat Janji RCTI.
Asya memilih melihat dukungan penggemar dari sisi positif. Menurutnya, setiap aktor, aktris, maupun public figure memiliki masanya masing-masing, sehingga komentar di media sosial bukan menjadi fokus utama dalam menjalankan proyek.
“Kalau memang banyak orang yang support, saya ngelihatnya bagian sisi positifnya aja,” kata Asya.
Baca Juga: Xiaomi 17 Ultra by Leica Resmi Unjuk Gigi, Logo Merah Leica Pertama di Smartphone Jadi Sorotan
Ia menegaskan fokusnya adalah menjalankan proyek dan memerankan karakter Dafina dengan sebaik mungkin. Asya juga menilai Arya merupakan rekan kerja yang profesional dan mudah diajak bekerja sama.
Bagi Asya, komentar negatif atau pembicaraan di luar media sosial yang tidak berkaitan langsung dengan pekerjaannya tidak perlu menjadi perhatian utama. Ia memilih berkonsentrasi pada karakter dan proyek yang sedang dijalankan bersama.
Sementara itu, cuplikan cerita dalam video memperlihatkan konflik yang melibatkan hubungan asmara, perselingkuhan, dan situasi ketika seorang perempuan meminta bantuan untuk berpura-pura menjadi pacarnya. Arya juga terlihat menjalani peran sebagai penjual ketoprak dalam rangkaian cerita tersebut.
Terikat Janji RCTI dijadwalkan tayang pada malam hari berdasarkan pengantar dalam video. Arya dan Asya pun diharapkan dapat menghadirkan chemistry yang kuat melalui karakter yang mereka perankan, sementara Asya memilih tetap fokus pada proses akting dan kerja sama profesional di tengah perhatian penggemar.
Editor : Brilian Syifa Almasih