Bung Karno Muda Kisah Perintah Pertama Setelah Terpilih Menjadi Presiden RI yang Jarang Diketahui

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 17:50 WIB
Bung Karno muda resmi menjadi Presiden pertama RI melalui aklamasi. Simak kisah perintah pertamanya yang sederhana usai memimpin sidang PPKI. (PINTEREST)
Bung Karno muda resmi menjadi Presiden pertama RI melalui aklamasi. Simak kisah perintah pertamanya yang sederhana usai memimpin sidang PPKI. (PINTEREST)

BLITAR - Bung Karno muda dikenal sebagai tokoh sentral dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia sekaligus proklamator bersama Mohammad Hatta. Namun, di balik perannya sebagai pemimpin bangsa, terdapat kisah sederhana yang terjadi sesaat setelah ia resmi terpilih sebagai Presiden pertama Republik Indonesia.

Perjalanan Bung Karno muda menuju kursi kepresidenan tidak diwarnai kemewahan maupun seremoni yang berlebihan. Justru, setelah dipilih melalui sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), Soekarno menjalani hari bersejarah itu dengan cara yang sangat sederhana.

Kisah Bung Karno muda tersebut menjadi salah satu cerita menarik dalam sejarah Indonesia karena memperlihatkan sisi pribadi seorang pemimpin yang tetap membumi meski baru saja dipercaya memimpin negara yang baru merdeka.

Dipilih Secara Aklamasi Menjadi Presiden Pertama

Soekarno lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901 dengan nama lengkap Dr. (H.C.) Ir. Soekarno. Ia dikenal sebagai tokoh perjuangan nasional yang berperan besar dalam membawa Indonesia menuju kemerdekaan bersama Mohammad Hatta.

Sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, PPKI menggelar sidang pertamanya di gedung yang kini dikenal sebagai Gedung Pancasila, Jakarta.

Sidang tersebut dihadiri sejumlah tokoh bangsa, di antaranya Soekarno, Mohammad Hatta, Ki Hajar Dewantara, Otto Iskandardinata, dan anggota PPKI lainnya.

Dalam proses pemilihan presiden, Otto Iskandardinata mengusulkan agar pemilihan dilakukan secara aklamasi mengingat situasi negara yang masih sangat genting.

Usulan tersebut mendapat dukungan penuh dari peserta sidang. Dengan persetujuan bulat, Soekarno ditetapkan sebagai Presiden pertama Republik Indonesia, sementara Mohammad Hatta dipercaya menjadi Wakil Presiden pertama.

Baca Juga: Asal Usul Nama Tulungagung, Berawal dari Banjir hingga Menjadi Simbol Pertolongan Besar dari Tuhan

Momen Sederhana Setelah Menjadi Presiden

Meski baru saja menerima amanah sebagai kepala negara, Soekarno tidak merayakannya dengan pesta ataupun jamuan mewah.

Dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams, diceritakan bahwa setelah sidang selesai, Soekarno berjalan pulang seperti biasa.

Di tengah perjalanan, ia bertemu seorang pedagang sate keliling. Saat itulah Soekarno menyampaikan perintah pertamanya setelah resmi menjadi Presiden Republik Indonesia.

Perintah tersebut ternyata sangat sederhana, yakni memesan sekitar 50 tusuk sate kepada pedagang itu.

Setelah sate siap, Soekarno memilih menikmatinya dengan duduk jongkok di pinggir jalan. Baginya, momen tersebut menjadi cara sederhana untuk merayakan amanah besar yang baru saja diterimanya dari rakyat Indonesia.

Kisah ini menunjukkan bahwa jabatan tinggi tidak mengubah kesederhanaan pribadi Soekarno.

Fatmawati Menyambut Kabar dengan Tenang

Setelah pulang ke rumah, Soekarno segera menemui istrinya, Fatmawati, untuk menyampaikan kabar bahwa dirinya telah dipilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

Dengan penuh semangat, Soekarno menyampaikan bahwa rakyat telah mempercayainya memimpin Indonesia.

Namun, reaksi Fatmawati justru di luar dugaan. Ia tidak menunjukkan rasa terkejut ataupun euforia berlebihan.

Fatmawati kemudian mengingat kembali pesan ayahnya sebelum meninggal dunia. Menurutnya, sang ayah pernah menyampaikan firasat bahwa dalam waktu dekat putrinya akan tinggal di sebuah istana besar berwarna putih.

Ucapan tersebut baru dipahami maknanya setelah Soekarno resmi menjadi Presiden Indonesia.

Awal Kepemimpinan Bung Karno

Terpilihnya Soekarno sebagai Presiden pertama Republik Indonesia menjadi tonggak penting dalam sejarah bangsa.

Pada masa awal kemerdekaan, ia memimpin pemerintahan di tengah berbagai tantangan, mulai dari mempertahankan kemerdekaan hingga membangun sistem pemerintahan negara yang baru berdiri.

Selain memimpin jalannya pemerintahan, Soekarno juga dikenal sebagai tokoh yang memperkenalkan konsep dasar negara yang kemudian dinamai Pancasila.

Gagasan tersebut menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang masih digunakan hingga sekarang.

Warisan Sejarah yang Tetap Dikenang

Baca Juga: Asal Usul Nama Tulungagung, Berawal dari Banjir hingga Menjadi Simbol Pertolongan Besar dari Tuhan

Kisah sederhana setelah Soekarno terpilih sebagai Presiden memperlihatkan sisi kemanusiaan seorang pemimpin besar.

Di tengah amanah yang begitu besar, ia tetap menjalani kehidupan dengan sikap yang sederhana dan dekat dengan rakyat.

Cerita tersebut juga menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun bangsa tidak hanya ditentukan oleh jabatan, tetapi juga oleh karakter, keteladanan, dan semangat mengutamakan kepentingan rakyat.

Hingga kini, perjalanan Bung Karno sebagai Presiden pertama Republik Indonesia tetap menjadi bagian penting dari sejarah nasional yang terus dikenang oleh generasi penerus bangsa.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Catatan Media
presiden pertama RI PPKI Bung Karno muda soekarno sejarah indonesia