Review X-Men Days of Future Past, Misi Wolverine Mengubah Masa Depan Mutan

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:55 WIB
Review X-Men Days of Future Past mengungkap misi Wolverine mengubah masa depan mutan lewat perjalanan waktu dan konflik Mystique serta Magneto. (PINTEREST)
Review X-Men Days of Future Past mengungkap misi Wolverine mengubah masa depan mutan lewat perjalanan waktu dan konflik Mystique serta Magneto. (PINTEREST)

JAKARTA - Review X-Men Days of Future Past membawa penonton pada kisah perjalanan waktu yang menentukan nasib para mutan dan manusia. Film yang dirilis pada 2014 ini mempertemukan dua generasi X-Men dalam sebuah misi besar untuk mengubah masa depan yang dipenuhi kehancuran.

Dalam Review X-Men Days of Future Past, ancaman terbesar datang dari Sentinel, robot canggih yang dirancang untuk memburu dan membasmi mutan. Kemampuan Sentinel beradaptasi dengan kekuatan lawannya membuat para mutan kesulitan bertahan hidup.

Film arahan Bryan Singer ini dibintangi Hugh Jackman sebagai Wolverine, James McAvoy sebagai Charles Xavier muda, Michael Fassbender sebagai Magneto muda, dan Jennifer Lawrence sebagai Mystique. Ceritanya menggabungkan aksi, perjalanan waktu, konflik antarmutan, serta pilihan sulit yang menentukan masa depan.

Baca Juga: Tes Masuk TNI AD Terungkap, Ini Syarat yang Wajib Disiapkan Calon Prajurit

Masa Depan Berubah Menjadi Mengerikan

Cerita dibuka dengan kondisi dunia yang sudah berada di ambang kehancuran. Para mutan dan manusia yang membantu mereka diburu oleh Sentinel. Robot tersebut bahkan mampu mempelajari kekuatan mutan dan mengubah tubuhnya agar dapat menghadapi serangan dengan lebih efektif.

Dalam situasi terdesak, Kitty Pryde menggunakan kemampuannya untuk mengirim kesadaran Bishop ke masa lalu. Cara tersebut memungkinkan Bishop mengetahui serangan Sentinel sebelum terjadi sehingga para mutan dapat menyelamatkan diri.

Profesor X kemudian menyadari bahwa kemampuan Kitty dapat digunakan untuk mengubah akar masalah. Charles mengetahui bahwa program Sentinel berawal dari penelitian Dr. Bolivar Trask pada 1973. Trask menggunakan DNA mutan untuk mengembangkan teknologi yang kemudian menjadi ancaman besar.

Masalah semakin rumit karena Mystique memiliki peran penting dalam lahirnya Sentinel. Mystique memburu Trask setelah mengetahui banyak mutan menjadi korban eksperimen. Charles meyakini satu-satunya cara menyelamatkan masa depan adalah mencegah Mystique membunuh Trask.

Wolverine Dikirim ke Masa Lalu

Tubuh Charles yang masih muda dianggap tidak cukup kuat untuk menahan perjalanan kesadaran ke masa lalu. Wolverine akhirnya menawarkan diri karena kemampuan regenerasinya memungkinkan tubuhnya bertahan.

Kesadaran Logan dikirim kembali ke 1973. Tugasnya adalah menemukan Charles Xavier muda, kemudian meyakinkannya untuk kembali membantu Mystique. Logan juga harus membebaskan Erik Lehnsherr atau Magneto yang saat itu dipenjara di Pentagon.

Dalam perjalanan, Logan, Charles dan Hank McCoy meminta bantuan Peter Maximoff atau Quicksilver. Kecepatan supernya menjadi kunci dalam membebaskan Magneto. Setelah berhasil kabur, mereka menuju Paris untuk menghentikan rencana Mystique membunuh Trask.

Namun, keadaan justru semakin kacau. Magneto percaya bahwa membunuh Mystique merupakan cara terbaik untuk mencegah terciptanya Sentinel. Konflik tersebut membuat hubungan Charles dan Erik kembali memanas.

Pilihan Mystique Menentukan Masa Depan

Puncak cerita terjadi ketika Trask memamerkan prototipe Sentinel. Magneto mengambil alih robot tersebut dan menggunakannya untuk menyerang manusia. Situasi menjadi kacau dan membuat para mutan kembali dianggap sebagai ancaman.

Di sisi lain, Mystique memiliki kesempatan membunuh Trask. Charles berusaha masuk ke pikirannya dan meyakinkan bahwa membunuh bukan solusi. Setelah melalui pergulatan batin, Mystique akhirnya memilih tidak membunuh Trask.

Keputusan tersebut mengubah sejarah. Masa depan yang sebelumnya dipenuhi Sentinel perlahan menghilang. Logan akhirnya terbangun di sekolah Xavier dalam kondisi dunia yang berbeda.

Baca Juga: Tes Masuk TNI AD Terungkap, Ini Syarat yang Wajib Disiapkan Calon Prajurit

Akhir Cerita X-Men Days of Future Past

Pada masa depan baru, sejumlah karakter yang sebelumnya tewas ternyata masih hidup. Charles dan Logan menyadari bahwa misi mereka berhasil mengubah rangkaian peristiwa sejak 1973.

Trask akhirnya ditangkap karena proyek Sentinel dianggap sebagai ancaman. Pemerintah juga mulai memahami bahwa tidak semua mutan merupakan musuh manusia.

Review X-Men Days of Future Past menunjukkan bahwa perubahan kecil di masa lalu dapat menghasilkan masa depan yang sangat berbeda. Film ini bukan sekadar menghadirkan pertarungan mutan melawan robot, tetapi juga menyoroti pilihan, pengorbanan, persahabatan, dan pentingnya mempertahankan harapan.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Cinema Z Recap
Review X-Men X-Men Days of Future Past Wolverine Mystique Magneto