JAKARTA - Review X-Men Days of Future Past menarik perhatian karena menghadirkan konsep perjalanan waktu yang menjadi penentu hidup dan matinya para mutan. Film rilisan 2014 ini memperlihatkan perjuangan Wolverine mengubah masa lalu demi menyelamatkan generasi X-Men dari kehancuran.
Dalam Review X-Men Days of Future Past, dunia masa depan digambarkan berada dalam kondisi mengerikan. Manusia dan mutan sama-sama menjadi korban Sentinel, robot pemburu mutan yang memiliki kemampuan beradaptasi terhadap kekuatan lawannya.
Kisah tersebut mempertemukan karakter X-Men dari dua generasi. Wolverine menjadi tokoh utama yang dikirim ke masa lalu untuk menghentikan sebuah peristiwa yang menjadi awal munculnya Sentinel. Misi tersebut ternyata tidak mudah karena Logan harus menghadapi Charles Xavier dan Magneto ketika masih berada di usia muda.
Baca Juga: Tes Masuk TNI AD Terungkap, Ini Syarat yang Wajib Disiapkan Calon Prajurit
Sentinel Membawa Dunia ke Ambang Kehancuran
Cerita dimulai dari masa depan ketika para mutan hampir kehilangan harapan. Sentinel bergerak memburu mereka dari berbagai penjuru. Robot tersebut bukan sekadar mesin perang biasa karena mampu menyesuaikan kemampuan tubuhnya dengan kekuatan mutan yang dihadapi.
Kitty Pryde kemudian menggunakan kekuatannya untuk mengirim kesadaran Bishop menuju masa lalu. Dengan cara itu, Bishop bisa memperingatkan para mutan sebelum serangan Sentinel terjadi.
Profesor Charles Xavier menyadari kemampuan tersebut dapat digunakan untuk mencegah bencana sebelum semuanya terlambat. Ia menjelaskan bahwa akar permasalahan bermula pada 1973 ketika Dr. Bolivar Trask mengembangkan program Sentinel.
Trask melakukan penelitian terhadap mutan dan menggunakan DNA mereka untuk menciptakan senjata. Mystique yang mengetahui tindakan tersebut kemudian berusaha membunuh Trask.
Namun, jika Mystique berhasil membunuh Trask, pemerintah justru akan semakin takut terhadap mutan. Kondisi itu dikhawatirkan memicu rangkaian peristiwa yang akhirnya menghasilkan Sentinel.
Wolverine Menjalankan Misi Berbahaya
Charles awalnya mempertimbangkan mengirim kesadarannya sendiri ke masa lalu. Namun, perjalanan tersebut dinilai terlalu berisiko. Wolverine akhirnya menjadi pilihan karena kemampuan penyembuhan tubuhnya membuat dia mampu bertahan dari efek perjalanan waktu.
Kesadaran Logan kemudian dikirim ke tubuhnya pada 1973. Ia harus menemukan Charles Xavier muda yang saat itu sedang mengalami keterpurukan. Charles bahkan memilih menghilangkan kekuatannya karena tidak sanggup menghadapi suara-suara di kepalanya.
Logan berusaha meyakinkan Charles bahwa masa depan masih dapat diselamatkan. Mereka kemudian mencari Magneto yang sedang mendekam di penjara bawah tanah Pentagon.
Dalam proses pembebasan Magneto, Logan dan Charles mendapatkan bantuan Peter Maximoff atau Quicksilver. Kecepatan luar biasa Peter membuat operasi tersebut berjalan dengan cepat.
Setelah Magneto berhasil dibebaskan, mereka menuju Paris untuk mencegah Mystique membunuh Trask. Namun, Magneto memiliki pandangan berbeda. Ia percaya Mystique harus dihentikan, bahkan jika cara tersebut adalah dengan membunuhnya.
Mystique Menjadi Penentu Nasib Mutan
Konflik mencapai puncaknya ketika Magneto mengambil alih prototipe Sentinel. Robot-robot tersebut kemudian menyerang manusia dan membuat situasi semakin kacau.
Di tengah kekacauan, Mystique mendapatkan kesempatan untuk membunuh Trask. Charles berusaha masuk ke pikirannya dan mengingatkan bahwa tindakan tersebut justru akan memperburuk keadaan.
Mystique akhirnya mengurungkan niatnya. Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam sejarah. Rangkaian kejadian yang sebelumnya menghasilkan masa depan penuh kehancuran mulai berubah.
Di masa depan, para mutan yang sebelumnya tewas ternyata masih hidup. Wolverine juga terbangun di sekolah Xavier dengan kondisi dunia yang berbeda dari sebelumnya.
Baca Juga: Tes Masuk TNI AD Terungkap, Ini Syarat yang Wajib Disiapkan Calon Prajurit
Perjalanan Waktu Mengubah Segalanya
Review X-Men Days of Future Past memperlihatkan bahwa masa depan bukan sesuatu yang sepenuhnya tidak bisa diubah. Keputusan Mystique pada 1973 menjadi salah satu faktor utama yang mengubah sejarah manusia dan mutan.
Trask akhirnya ditangkap karena proyek Sentinel dianggap membahayakan. Pemerintah pun mulai melihat mutan dengan sudut pandang berbeda.
Film ini tidak hanya menawarkan pertarungan antara mutan dan robot. Ceritanya juga mengangkat persahabatan Charles dan Magneto, hubungan Charles dengan Mystique, serta perjuangan Wolverine menghadapi masa lalu.
Dengan konsep perjalanan waktu dan perubahan sejarah, X-Men Days of Future Past menjadi salah satu film yang memiliki alur kompleks dalam waralaba X-Men. Film ini sekaligus menunjukkan bahwa satu keputusan dapat mengubah masa depan banyak orang.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Cinema Z Recap