JAKARTA - Sound horeg mini kembali menunjukkan daya tariknya melalui sebuah rakitan sound system yang dipasang di atas truk dan dibawa berkeliling pada malam hari. Mengusung konsep karnaval, sound horeg mini ini tidak hanya mengandalkan dentuman audio, tetapi juga dihiasi berbagai lampu LED yang membuat tampilannya semakin mencolok.
Proses pembuatan sound horeg mini tersebut dilakukan secara bertahap. Mulai dari mempercantik bagian speaker, membuat ornamen dari triplek menggunakan mesin CNC laser, memasang lampu LED, hingga menyiapkan sistem kelistrikan. Setelah seluruh komponen selesai dirakit, sound system kemudian diuji dengan cara dibawa berkeliling.
Hasilnya cukup menarik. Sound horeg mini tersebut menggunakan empat box dengan total delapan speaker. Seluruh perangkat ditempatkan di bagian belakang truk dan diperkuat menggunakan dudukan besi serta sejumlah tali pengaman. Konsep tersebut membuat sound system terlihat seperti miniatur perangkat karnaval yang biasa digunakan dalam acara keliling.
Tampilan Speaker Dibuat Lebih Realistis
Salah satu bagian yang mendapat perhatian adalah tampilan speaker. Bagian magnet speaker sebelumnya hanya menggunakan stiker, tetapi kemudian dibuat lebih realistis dengan tambahan ornamen dari triplek.
Triplek tersebut dicat hitam dan diberi bagian tengah menyerupai jaring-jaring. Ornamen kemudian ditempel pada speaker menggunakan lem. Stiker lama tetap dipertahankan untuk melindungi bodi asli agar tidak terkena lem secara langsung.
Setelah terpasang, ornamen tersebut membuat speaker terlihat lebih besar dan memiliki tampilan menyerupai speaker dengan magnet berukuran besar. Agar semakin menarik, bagian tersebut juga diberi perlampuan.
Tidak hanya menggunakan lampu biasa, pembuat sound horeg mini juga membuat ornamen khusus menggunakan mesin CNC laser. Desain dipersiapkan terlebih dahulu sebelum triplek dipotong. Beberapa bagian dibuat berlubang untuk dipasangi lampu kecil, sedangkan bagian tengah digunakan untuk lampu LED running.
Delapan Speaker Dipasang di Atas Truk
Setelah speaker dan perlampuan selesai, tahap berikutnya adalah memasang seluruh sistem ke truk. Sound system menggunakan empat box, masing-masing berisi dua speaker. Total terdapat delapan speaker yang digunakan dalam pengecekan tersebut.
Dudukan sound system dibuat menggunakan besi dan triplek. Bagian bawah diberi penyangga agar posisi perangkat tetap stabil ketika truk membawa beban. Sejumlah tali kemudian dipasang di sisi kiri, kanan, bagian belakang, dan bagian utama sound system.
Penggunaan tali menjadi bagian penting dalam proses pemasangan. Selain menjaga perangkat tidak bergeser, tali juga berfungsi sebagai pengaman ketika sound system dibawa melewati jalan. Pembuat bahkan menambahkan beberapa titik pengikat agar perangkat lebih kokoh.
Untuk bagian power, digunakan tiga perangkat. Dua power digunakan untuk subwoofer, sementara satu lainnya untuk linear array. Seluruh perkabelan kemudian disambungkan ke panel sebelum sistem audio dihubungkan ke speaker.
Lampu LED Menjadi Daya Tarik Utama
Selain suara, pencahayaan menjadi salah satu daya tarik utama sound horeg mini ini. Sistem lampu menggunakan sejumlah lampu kecil, lampu 12 volt, LED running, hingga lampu sensor suara.
Lampu sensor suara memiliki kemampuan menyala mengikuti suara yang diterima. Efek tersebut membuat tampilan sound system semakin hidup ketika digunakan dalam kondisi gelap.
Menariknya, pembuat tidak menggunakan genset secara penuh untuk menghemat ruang di dalam kendaraan. Bagian baterai dimanfaatkan sebagai sumber daya. Dua baterai digunakan untuk kebutuhan berbeda, yakni satu untuk sound system dan satu lainnya untuk perlampuan.
Sementara itu, lampu LED running yang membutuhkan tegangan 5 volt mendapatkan pasokan dari power bank. Setelah seluruh komponen terpasang, semua lampu kemudian diuji sebelum sound system dibawa keluar.
Cek Sound Dilakukan hingga Malam
Cek sound dilakukan setelah hari mulai gelap. Kondisi malam dipilih agar efek lampu dapat terlihat lebih maksimal. Sound horeg mini kemudian dibawa berkeliling menggunakan truk.
Dalam perjalanan, kendaraan melewati jalan yang tidak rata hingga tanjakan. Beban sound system yang cukup berat membuat truk harus bekerja lebih keras ketika melewati jalan menanjak.
Setelah berkeliling cukup jauh, sound system akhirnya kembali ke rumah. Hasil pengecekan menunjukkan perangkat mampu menghasilkan suara yang cukup kuat. Namun, penggunaan dalam perjalanan panjang membuat baterai terkuras hingga habis. Kondisi tersebut terlihat dari lampu yang mulai redup.
Rakitan ini menjadi contoh bagaimana sound horeg mini dapat dibuat dengan menggabungkan sistem audio, perlampuan, dan konstruksi sederhana. Dengan kreativitas serta pemilihan komponen yang tepat, sound system berukuran lebih kecil tetap dapat memiliki tampilan layaknya perangkat karnaval keliling.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : arga prastyo