Ruang belakang Mushola Arruba’ yang diduga digunakan untuk merakit mercon hingga akhirnya meledak, kini dipasang garis polisi.
BLITAR KAWENTAR – Suasana tenang di Dusun Tapan, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, mendadak berubah mencekam pada Selasa (17/3/2026) dini hari.
Suara ledakan keras yang bersumber dari area Mushola Arruba’ mengejutkan warga setempat dan memaksa pihak kepolisian turun tangan.
Kapolsek Udanawu, Achmat Rochan, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.
"Petugas jaga menerima laporan warga adanya ledakan. Kami langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan," ungkapnya, Selasa (17/3/2026).
Setibanya di lokasi, petugas menemukan area samping mushola yang biasa digunakan untuk kegiatan mengaji sudah dibersihkan warga.
Namun, penyisiran lebih lanjut di bagian halaman belakang mushola masih menyisakan sisa-sisa material ledakan.
Baca Juga: Niat Rakit Petasan Berujung Petaka, Dua Remaja Asal Kediri Alami Luka Bakar 45 Persen di Blitar
Akibat ledakan tersebut, bagian atap mushola dilaporkan mengalami kerusakan.
Polisi pun langsung memasang garis polisi (police line) di sekitar TKP untuk mengamankan area penyelidikan.
Dari olah TKP awal, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan adanya aktivitas perakitan petasan.
"Kami mengamankan selongsong petasan dengan diameter empat hingga delapan sentimeter, sebuah obeng, serta gulungan kertas yang diduga kuat digunakan untuk merakit petasan," tambah Achmat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Sektor Udanawu masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengungkap motif dan kronologi lengkap di balik insiden tersebut.(*)
Editor : M. Subchan Abdullah