Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ledakan Mercon di Udanawu Blitar Ingatkan Bupati pada Peristiwa di Karangbendo sampai Renggut Nyawa

Fajar Rahmad Ali Wardana • Rabu, 18 Maret 2026 | 17:31 WIB
Bupati Blitar, Rijanto.
Bupati Blitar, Rijanto.

BLITAR KAWENTAR - Musibah ledakan besar akibat petasan dan menimbulkan kerusakan di lingkungan sekitar bukan yang pertama kali terjadi di Kabupaten Blitar.

Adanya peristiwa serupa dan menimbulkan kerugian, baik korban jiwa maupun kerusakan fasilitas, seharusnya bisa dijadikan pelajaran berharga.

Masyarakat diimbau bisa menyemarakkan Ramadan maupun Idul Fitri dengan positif. Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar telah mengeluarkan surat edaran dan imbauan agar tidak membuat maupun menyalakan petasan, terutama selama Ramadan.

Baca Juga: Indonesia di Piala Dunia 2026? Keputusan FIFA dan Mundurnya Iran Bikin Dunia Sepak Bola Gempar – Indonesia di Ambang Piala Dunia 2026!

Penggunaan mercon memiliki risiko tinggi, baik bagi pembuatnya maupun bagi lingkungan sekitar. Selain itu, kejadian serupa pernah terjadi sekitar tiga tahun lalu di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok.

 Saat itu, ledakan mercon mengakibatkan satu rumah hancur dan menimbulkan korban jiwa.

“Tiga tahun lalu nyawa dalam satu rumah melayang semua. Ini yang tidak boleh terulang,” tegas Bupati Blitar, Rijanto.

Seperti diketahui, pada pertengahan Februari 2023, ledakan besar di Dusun Tegalrejo terjadi sekitar pukul 22.30 WIB dan menyebabkan empat orang meninggal dunia. Ledakan juga menyebabkan tetangga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mengalami luka-luka.

Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Bisa Naik Karena Sanksi WO Malaysia, Plus Talenta Muda Floris Van Bronhors Siap Bela Merah Putih

Tak hanya itu, tempat ibadah dan rumah tetangga juga mengalami kerusakan bervariasi.

Kemudian, tahun lalu setidaknya ada tiga peristiwa ledakan petasan yang menimbulkan dampak kerugian. Seperti ledakan petasan pada akhir Maret 2025, di Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, seorang remaja meninggal dunia dampak ledakan keras bubuk petasan.

Peristiwa terjadi usai yang bersangkutan terlibat kecelakaan di Jalan Raya Talun, depan Kantor Kepala Desa Pasirharjo, dan bubuk petasan yang dibawa meledak yang menyebabkan luka parah pada bagian perut.

Baca Juga: Padok Moto 3 Heboh! Feda Ega Pratama Pembalap Rooky Indonesia Siap Bikin Kejutan di Brazil

Selain itu, peristiwa serupa juga terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok. Ledakan petasan mengakibatkan empat remaja harus menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius di RSUD Srengat.

Dalam waktu hampir bersamaan, ledakan besar petasan juga terjadi di Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan.

Baca Juga: Mark Marquez Bela Francesco Bagnaya, Pecah Kontroversi MotoGP dan Duel Sengit dengan Pedro Acosta

Dampaknya, dua remaja mengalami luka bakar serius dan rumah di TKP rusak parah. (jar/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Nyawa #Bupati blitar #Ponggok #petasan #meledak #Rijanto #Ledakan Mercon di Blitar #Pemkab Blitar