BLITAR KAWENTAR – Peristiwa ledakan yang terjadi di musala Arruba’ di Dusun Tapan, Desa Bakung, Udanawu, masih menyisakan tanda tanya terkait penyebab pasti kejadian.
Aparat kepolisian terus mendalami dugaan awal yang mengarah pada aktivitas perakitan petasan di lokasi tersebut.
untuk diketahui, insiden yang terjadi pada Selasa (17/3) dini hari itu mengakibatkan dua remaja mengalami luka serius. Keduanya hingga kini masih menjalani perawatan intensif, sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menegaskan, penyelidikan masih berlangsung, khususnya untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian. Polisi juga belum dapat memastikan secara pasti apakah ledakan terjadi saat korban sedang meracik petasan atau disebabkan hal yang lain.
"Benar, terjadi ledakan kemarin, dua korban masih dalam perawatan medis dan penyelidikan masih berlangsung. Korbannya MZAF, 16, dan MAP, 19, dan kami belum tahu apakah pada saat itu sedang meracik petasan atau bagaimana," terangnya, Kamis (19/3).
Meski demikian, jelas Kalfaris, hasil pemeriksaan awal mengarah pada bahan petasan sebagai sumber ledakan. Dugaan ini diperkuat dengan temuan sejumlah barang bukti lain di lokasi kejadian yang berkaitan erat dengan aktivitas perakitan petasan. “Hasil olah TKP, untuk sementara mengarah ke aktivitas perakitan petasan,” ungkapnya.
Baca Juga: Pilih Mobil Manual atau Matic? Ini Perbandingan Lengkap yang Wajib Diketahui Sebelum Beli
Menurut dia, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah serpihan serta selongsong yang diduga bagian dari petasan yang meledak.
Selain itu, tim penjinak bahan peledak (Jibom) juga diterjunkan untuk memastikan tidak ada sisa material berbahaya di lokasi.
"Di lokasi kejadian, petugas telah melakukan sterilisasi dan pengamanan sekitar area. Garis polisi dipasang untuk membatasi akses warga, sementara tim Jibom memastikan tidak ada sisa material berbahaya," ujarnya.
Baca Juga: Tips Beli Mobil Matic Bekas: 5 Cara Cek Transmisi Agar Tidak Boncos, Wajib Tahu Sebelum Deal!
Sementara itu, kondisi bangunan musala dilaporkan mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap akibat dampak ledakan. Warga sekitar sebelumnya juga mengaku mendengar suara ledakan keras sekitar pukul 00.30 WIB yang sempat memicu kepanikan.
Hingga kini, polisi masih terus mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti ledakan, termasuk mendalami kemungkinan adanya aktivitas perakitan petasan di lokasi kejadian. (kho/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah