Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Blitar Heboh, Belasan Kotak Amal Ditemukan di Tepi Sungai, Kunci Gembok Rusak Diduga Dicuri

M. Luki Azhari • Kamis, 28 Maret 2024 | 16:18 WIB

 

 

BARANG BUKTI: Polisi menunjukkan kotak amal musala hingga masjid diduga curian dan dibuang di pinggir kali
BARANG BUKTI: Polisi menunjukkan kotak amal musala hingga masjid diduga curian dan dibuang di pinggir kali

BLITAR - Warga di Jalan Muna, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, dikejutkan dengan belasan kotak amal kosong yang tergeletak di pinggir sungai pada Sabtu (23/3) lalu.

Kotak amal tersebut diduga hasil curian. Warga yang menemukan pertama kali adalah Jauhar Youhana, 47.

Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Sjamsul Anwar tak menampik kejadian itu. Kotak amal yang tergeletak di pekarangan tepi sungai tersebut dieksekusi oleh pencuri dari sejumlah musala, masjid, hingga panti asuhan di Blitar raya.

"Ada tulisan atau stiker alamat kotak amal berasal. Itu dari berbagai musala, tidak hanya di Blitar, tapi ada yang tertulis dari Malang," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Senin (25/3).

Saat ditemukan, kotak amal yang mayoritas terbuat dari kaca itu sudah tidak ada isinya. Diduga uang amal di dalam kotak sudah dikuras habis oleh pencuri. Dugaan ini diperkuat dengan pengait gembok yang tampak sengaja dirusak supaya bisa terbuka.

Barulah ketika sudah mengambil uang amal tersebut, kotak dibuang. Adapun, lokasi penemuan kotak amal itu kondisinya tak jauh dengan pemukiman warga dan termasuk akses yang jarang dilewati.

Satreskrim Polres Blitar Kota kini masih mendalami kasus ini. "Soal penemuan kotak amal itu, satreskrim koordinasi dengan reskrim Polsek Sananwetan untuk melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku pencurian kotak amal," sambungnya.

Terpisah, Kapolsek Sananwetan AKP Agus Hendro Tri Susetyo mengaku sudah mengamankan belasan barang bukti tersebut.

Selain kotak amal, polisi belum mendapati benda-benda mencurigakan lainnya di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Sayangnya, upaya aparat penegak hukum (APH) untuk mengungkap perkara ini perlu usaha ekstra. Sebab, bukti rekaman dari kamera pengawas alias CCTV (Closed Circuit Television) di sekitar lokasi penemuan tidak ada.

"Sementara belum ada (CCTV). Selain itu, masalahnya di TKP kejadian rata-rata di luar Kecamatan Sananwetan. Memang membuangnya di pinggir sungai," tandasnya.

Adapun peberapa kotak amal yang ditemukan bertuliskan Musala Fakudin, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo; Musala Baiturohmatullah, Desa/Kecamatan Sanankulon; Masjid Al Fatah Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul; dan kotak amal peduli Yatim dan Duafa panti asuhan Nur Jannah, Jalan Simpang Adi Santosa, Kepanjen, Malang. Pelaku masih dalam penyelidikan. (luk/sub)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#curian #tepi sungai #humas polres #Kota Blitar #kotak amal