Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Usai Sering Cekcok dengan Suami, Wanita di Blitar Ditemukan Tewas Bunuh Diri Dibawah Jembatan

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 10 Mei 2024 | 18:06 WIB
DEPRESI: Evakuasi jenazah UT, Warga di Kecamatan Kademangan, usai di temukan di bawah Jembatan Trisula, Kamis(9/5/2024)
DEPRESI: Evakuasi jenazah UT, Warga di Kecamatan Kademangan, usai di temukan di bawah Jembatan Trisula, Kamis(9/5/2024)

BLITAR - Warga Kademangan dihebohkan dengan ditemukannya jenazah tertelungkup di bawah Jembatan Trisula, Kamis (9/5/2024).

Korban bernama EU, warga di Kecamatan Kademangan. Wanita tersebut bunuh diri karena sering cekcok dengan suaminya terkait masalah ekonomi.

Kapolsek Lodoyo Barat Iptu Dwi Purwanto mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan jenazah di bawah Jembatan Trisula itu pada Kamis pukul 05.30 WIB.

Jenazah ditemukan dalam kondisi mengapung tengkurap di pinggir Sungai Brantas. Korban awalnya tidak membawa identitas seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan lainnya.

“Maka dari itu, kami menyampaikan kepada perangkat desa dan kecamatan terkait masyarakat yang kehilangan keluarganya. Ternyata usai jenazah dibawa ke Puskesmas Kademangan untuk visum, ada warga yang mengaku suami dari korban,” ujar Dwi Purwanto.

Dia melanjutkan, dari pihak keluarga diketahui bahwa korban adalah EU, warga di Kecematan Kademangan.

Kondisi jenazah terlihat ada luka yang berada di kepala karena benturan usai jatuh dari Jembatan Trisula yang tingginya 15 meter.

Polsek Lodoyo Barat bersama unit identifikasi Polres Blitar melakukan olah TKP dan menemukan barang bukti berupa sepasang sepatu karet warna biru dongker serta satu gigi palsu korban.

Dari pihak keluarga, diketahui juga bahwa korban sudah dua kali mencoba melakukan perbuatan bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Kademangan, tetapi berhasil dicegah.

Sayangnya, peristiwa ini tanpa diketahui oleh suami korban. Karena itu, kepergian korban cukup membuat kaget keluargaya.

“Dari pengakuan suaminya, korban meninggalkan rumah tanpa pamit pada Rabu (8/5) sekitar pukul 23.00 WIB. Sang anak berusaha mencari korban hingga pagi dini hari, tapi tidak kunjung ditemukan,” ungkapnya.

Masyarakat sekitar mengetahui korban terlihat berada di sepanjang Jembatan Trisula pukul 04.45 WIB. Namun, tidak lama kemudian, warga yang mengetahui dan mengenal korban sudah tidak melihat korban.

Mencoba melihat di bawah jembatan, warga tersebut melihat korban dalam keadaan tidak bergerak di kubangan air aliran Sungai Brantas yang menggenang.

Dari penemuan itu, kemudian warga menghubungi ketua RT setempat. Ketua RT dan anak korban tiba di lokasi dan menemukan jenazah.

Pihaknya memastikan benar bahwa itu warganya, kemudian menghubungi polsek dan babinsa. Hingga akhirnya, keluarga mendapat kabar bahwa pukul 05.30 WIB korban ditemukan meninggal dengan bunuh diri.(jar/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#jenazah #Jembatan Trisula #bunuh diri #kademangan