Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Keluarga Korban Mutilasi di Ngawi Tidak Mengenali Pelaku dari Foto yang Beredar di Media Sosial, Ayah Tiri Bongkar Sosok Uswatun Khasanah

Didin Cahya Firmansyah • Senin, 27 Januari 2025 | 04:30 WIB

 

DIBERI KESABARAN: Duka masih menyelimuti dari rumah keluarga Uswatun Khasanah yang berada di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Minggu (26/1).
DIBERI KESABARAN: Duka masih menyelimuti dari rumah keluarga Uswatun Khasanah yang berada di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Minggu (26/1).

 

BLITAR– Kabar tertangkapnya pelaku mutilasi Uswatun Khasanah, jenazah yang ditemukan dalam koper di Ngawi, akhirnya di dengar oleh keluarga korban. Mereka mengaku tidak mengenali pelaku dari foto yang beredar di media sosial, Minggu (26/1).

Suasana duka masih menyelimuti dari rumah keluarga Uswatun Khasanah yang berada di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. 

Beberapa sanak saudara masih terlihat melakukan takziah ke rumah yang terlihat batu bata tanpa cat. Tidak hanya dari Blitar, saudara dari Tulungagung juga turut bela sungkawa atas meninggalnya Uswatun Khasanah.

Sang ibu dan adik dari Uswatun Khasanah ketika ditemui masih tidak percaya bila korban meninggal dunia dengan tragis.

Ketika ditemui, mereka belum tahu bahwa polisi sudah menangkap pelaku dan menemukan beberapa bagian tubuh korban yang hilang.

Meskipun begitu, dengan air mata yang keluar dari kedua perempuan ini menandakan mereka tidak kuat untuk menceritakan peristiwa ini.

Senada dengan sang ibu dan adik Uswatun, ayah tiri korban Hendi Suprapto juga tidak mengenal pelaku mutilasi.

Bahkan sampai saat ini pihak keluarga juga belum menerima info perkembangan kasus tersebut dari pihak kepolisian.

“Semuanya kami serahkan ke polisi, kami pasrah sama polisi. Kami ingin ketemu tersangka. Cuma ingin tanya apa masalahnya hingga tega melakukan perbuatan sekeji itu. Kami masih menunggu informasi dari polisi terkait penangkapan pelaku,” ujar Hendi.

Dia melanjutkan, terkait bagian tubuh Uswatun yang kabar beredar sudah ditemukan juga masih menunggu dari polisi.

Hendi tidak ingin hanya mendengar kabar burung dari media sosial, sehingga harus memastikan itu kepada polisi.

Sementara itu, Hendi menceritakan Uswatun sebagai pribadi yang baik dan ceria. Dia jarang mengungkapkan kesedihan, lebih sering berbagi hal-hal yang menyenangkan kepada orang di sekitarnya.

Dia mengenal Uswatun  sebagai pribadi yang baik dan ceria. Namun yang paling mengenalnya itu, Ana teman dekat yang merawat anak-anaknya.

“Uswatu sering ke rumah ibunya, kalau pulang kerja pasti mampir. Minimal sebulan dua kali. Terakhir ketemu Sabtu (18/1) pekan lalu. Lalu pada Selasa sudah hilang komunikasi, dihubungi tidak bisa. Sampai 2 hari tidak ada kabar, biasanya menghubungi kembali,” ungkapnya. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#blitar #korban mutilasi #uswatun khasanah #ngawi