Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kumpulan Fakta-Fakta Korban Mutilasi di Ngawi, Lokasi Eksekusi hingga Pembuangan Bagian Tubuh Sudah Terkuak

Novanda Nirwana • Senin, 27 Januari 2025 | 05:45 WIB

 

 

SADIS: Polisi memasang garis polisi di hotel Adisurya yang diduga menjadi tempat pelaku mengeksekusi Uswatun Khasanah.
SADIS: Polisi memasang garis polisi di hotel Adisurya yang diduga menjadi tempat pelaku mengeksekusi Uswatun Khasanah.

BLITAR- Kasus mutilasi yang menimpa Uswatun Khasanah, warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, kini mulai ada titik terang. Setelah pelakunya terungkap, polisi terus mendalami kapan dan di mana korban dieksekusi. Termasuk memastikan indikasi adanya keterlibatan orang lain.

Melansir Jawa Pos Radar Kediri, Uswatun Khasanah diduga dihabisi pelaku saat berada di kamar nomor 301 Hotel Adisurya, Jalan Mayor Bismo, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Setelah itu, pelaku memutilasi korban yang kemudian dimasukkan ke dalam koper merah, seperti yang ditemukan di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, pada Kamis (23/1) lalu.

Hingga kemarin, polisi masih menutup rapat identitas pria yang diduga pelaku. Bahkan saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di Hotel Adisurya, pada Minggu (26/1) sekitar pukul 11.30 WIB, awak media tidak bisa meliput dan prosesnya digelar secara tertutup. "Sebentar ya, ini masih dalam proses penyelidikan," pinta Kanit Pidum Satreskrim Polres Kediri Kota, Ipda Hudy Santosa, kepada awak media.

Sementara itu, pemilik warung yang berada di sebelah Hotel Adisurya, Lilin Sulistyowati, mengaku sempat melihat Uswatun Khasanah. Korban pernah membeli soto di warung dua kali, tapi dia lupa tepatnya pada hari apa. Saat belanja, korban hanya sendirian dan memakai masker. Dia tidak sempat ngobrol dengan perempuan asal Kecamatan Garum itu. "Orangnya diem aja kalau belanja di sini," ujar pedagang 42 tahun itu.

Sementara itu, melansir Jawa Pos Radar Tulungagung, misteri keberadaan potongan kepala Uswatun Khasanah terpecahkan. Potongan kepala perempuan 29 tahun itu ditemukan di Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pada Minggu (26/1).

Saat penemuan awal, berdasarkan hasil otopsi, jasad korban mutilasi Ngawi tidak dalam kondisi utuh. Terdapat beberapa bagian tubuh yang tidak ada, yakni bagian kepala, kaki sebelah kiri yang terpotong hingga pangkal paha, dan kaki kanan terpotong hingga lutut. Perkembangan terbaru, kini seluruh potongan jasad korban mutilasi Ngawi ini diduga telah ditemukan. Adapun potongan kaki ditemukan di Kabupaten Ponorogo, dan potongan kepala ditemukan di Desa Slawe, pada Minggu (26/1) pukul 08.00 WIB.

Potongan kepala korban mutilasi ditemukan tepat di tikungan pinggir jalan raya nasional, tepat di bawah jembatan kecil tak jauh dari penjual durian. Potongan kepala tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kantong plastik warna putih yang terikat sangat rapat. Kini, potongan kepala korban mutilasi Ngawi telah dibawa petugas ke Instalansi Kedokteran Forensik Medikolegal (IKFM) RSUD dr Iskak Tulungagung guna pemeriksaan lebih lanjut. (nov/ziz/c1/ynu)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#blitar #korban mutilasi #ngawi