Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Polda Jatim Dalami Pencurian Mobil Milik Uswatun Khasanah Korban Mutilasi Asal Blitar

Yanu Aribowo • Jumat, 31 Januari 2025 | 20:00 WIB
JADI BUKTI: Polisi menunjukkan mobil milik korban dan tersangka mutilasi di Polda Jatim, Senin (27/1/2025).
JADI BUKTI: Polisi menunjukkan mobil milik korban dan tersangka mutilasi di Polda Jatim, Senin (27/1/2025).

 

BLITAR - Selain mendalami kasus mutilasi terhadap korban Uswatun Khasanah warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, polisi juga mengusut kasus pencurian mobil yang dilakukan tersangka Rohmad Tri Hartanto alias Antok. 

Seperti diketahui, tersangka mutilasi warga Tulungagung ini dijerat pasal pencurian mobil. Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki secara mendalam terkait pencurian mobil milik korban mutilasi asal Blitar tersebut. 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur mengungkapkan sudah memanggil pihak pembeli mobil milik korban tersebut. Namun, pembelian dilakukan tanpa disertai dokumen kepemilikan alias bodong. “Sudah kami periksa, statusnya masih saksi wajib lapor,” sambungnya.

Sebelumnya, mobil Suzuki Ertiga milik korban dijual oleh tersangka Antok di Sidoarjo pada 20 Januari lalu setelah eksekusi mutilasi. Transaksi tersebut dilakukan melalui media sosial.

Kini, pembeli yang berasal dari Kediri tersebut masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Antok sendiri didapati sudah memiliki seorang istri sah dan dua orang anak.

Namun, dari penyelidikan pihak kepolisian, Antok kurang bertanggung jawab dalam memberikan nafkah pada keluarganya. “Keluarganya jarang disambangi. Bahkan istrinya juga susah sekali kalau mau minta nafkah,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan terjadi di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kamis (23/1/2025). Itu berawal dari penemuan koper warna merah oleh warga yang membuang sampah di lokasi tersebut. Karena penasaran, warga lalu mengecek isi dalam koper tersebut.

Didapatilah tubuh manusia di dalam koper tersebut. Panik, warga lalu melapor kejadian itu ke kantor desa setempat dan ke polisi. Diduga tubuh manusia dalam koper itu merupakan korban mutilasi lantaran kondisinya tidak utuh alias terpotong-potong tanpa kepala dan kaki. (leh/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Polda Jatim #mobil #mutilasi #pencurian #uswatun khasanah #korban