BLITAR – Subandi, warga Kelurahan/Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar jadi korban pencurian motor di musala ketika menjalankan ibadah salat Subuh pada Senin (3/3.2025) pagi. Saat itu kunci masih tertancap pada motor Honda Supra, sehingga memudahkan pencuri. Kini polisi sedang memeriksa CCTV di lokasi kejadian.
Motor Honda NF 100 (Supra X) tahun 1998 warna hitam itu hilang dicuri saat terparkir di halaman depan Musala Hidayatul Muttaqin, Lingkungan Gondanglegi, Sutojayan, Blitar, Senin sekitar pukul 04.36 WIB.
“Korban saat kejadian tidak sengaja meninggalkan kunci motor yang terparkir di musala. Lalu, setelah malaksanakan salat Subuh, baru menyadari kehilangan kendaraannya sekitar pukul 04.50 WIB. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta,” ujar Kasi Humas Polres Blitar Putut Siswahyudi, Rabu (5/3/2025).
Baca Juga: Inspirasi Menu Buka Puasa: Resep Ayam Penyet Rendah Kalori, Cocok untuk Diet!
Dia melanjutkan, Polsek Lodoyo Timur mulai menyelidiki kasus ini setelah mendapat informasi dari unggahan media sosial Facebook. Petugas kemudian melakukan pengecekan di lokasi dan ternyata benar telah terjadi pencurian kendaraan bermotor.
Berdasarkan rekaman CCTV, terduga pelaku merupakan seorang laki-laki bertubuh besar, dengan tinggi sekitar 165 cm. Saat beraksi, pelaku mengenakan jaket biru bertutup kepala serta celana pendek krem sebatas lutut.
“Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini masih dalam proses penyelidikan. Kami telah mengantongi beberapa petunjuk dari rekaman CCTV dan keterangan saksi. Saat ini, tim sedang bekerja untuk mengidentifikasi pelaku dan mengejar keberadaannya," ungkapnya.
Dari pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap aksi kejahatan, terutama saat memarkir kendaraan.
Selain itu mengingatkan warga untuk selalu mencabut kunci kendaraan saat diparkir, terutama di tempat umum yang rawan menjadi sasaran pencurian.
“Kami meminta warga untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka," tandasnya.
Dia menegaskan, polisi akan terus mendalami kasus ini. Harapannya dalam waktu dekat pelaku dapat segera tertangkap. “Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini diharapkan segera melapor ke pihak berwajib," pungkasnya. (jar/din)
Editor : M. Subchan Abdullah