Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Rentetan Ledakan Mercon Memakan Korban di Blitar Beberapa Tahun Terakhir

M. Subchan Abdullah • Jumat, 4 April 2025 | 02:10 WIB

 

BAHAYA: Polisi melakukan olah TKP di rumah yang hancur karena ledakan mercon rakitan di Dusun Kakahrejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Minggu (30/3/2025).
BAHAYA: Polisi melakukan olah TKP di rumah yang hancur karena ledakan mercon rakitan di Dusun Kakahrejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Minggu (30/3/2025).

BLITAR – Tradisi petasan alias mercon di Blitar hampir terus menelan korban. Dalam beberapa tahun terakhir, rentetan insiden ledakan mercon merenggut nyawa hingga melukai banyak orang.

Mulai dari ledakan dahsyat di Karangbendo pada 2023 lalu, hingga berbagai insiden tragis pada Ramadan dan Lebaran 2025 ini.

Tragedi Ledakan Dahsyat di Karangbendo pada 2023

Insiden paling mengerikan terjadi di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada pertengahan Februari 2023. Ledakan dahsyat yang bersumber dari bahan peledak mercon kategori low explosive mengguncang kawasan tersebut pada malam hari.

Baca Juga: Cerita Bripka Bayu Ariyanto, Mantan Personel Brimob asal Blitar Kini Terjun ke Masyarakat Jadi Bhabinkamtibmas

Dentuman keras terdengar hingga radius hampir 20 km, bahkan mencapai Gandusari dan Talun. Empat orang dilaporkan tewas dengan kondisi mengenaskan.

Tubuh mereka hancur berkeping-keping dan terlempar dari titik ledakan. Salah satu korban ditemukan dalam kondisi utuh. Petugas gabungan langsung terjun mengumpulkan potongan tubuh korban.

Ya, bahan peledak yang diduga disiapkan untuk meramaikan Ramadan dan Lebaran 2023 itu justru meledak lebih dulu. Kejadian ini sempat menjadi perhatian nasional karena besarnya dampak ledakan.

Gubernur Jatim Indar Parawansa saat itu turun meninjau lokasi ledakan dan mendirikan posko trauma healing untuk warga setempat.

Baca Juga: Opak Gambir Blitar Laris Manis di Momen Lebaran, Ini Resep yang Digunakan hingga Tetap Eksis

Ramadan 2025, Ledakan Mengagetkan di Jalan Raya

Tak berhenti di 2023, ledakan terkait petasan kembali terjadi pada Ramadan 2025. Kali ini, insiden bermula dari kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Nasional Blitar-Malang, Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun.

Seorang pengendara motor melaju kencang dari timur ke barat, lalu menyenggol pesepeda yang menyeberang kurang hati-hati. Tabrakan tak terhindarkan, pengendara motor jatuh dan terseret beberapa meter.

Sesaat setelahnya, terdengar ledakan keras dari tubuh korban. Warga yang berhamburan ke lokasi menemukan pengendara motor telah meninggal dunia dengan luka parah di bagian perut.

Polisi menduga korban membawa bahan peledak petasan. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya sisa mesiu di tubuh korban, serta beberapa petasan rakitan yang masih utuh.

Ledakan H-1 Lebaran 2025 di Dua Lokasi

Sehari sebelum Lebaran 2025, dua ledakan petasan kembali terjadi. Insiden pertama dilaporkan terjadi di Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan. Sebuah rumah nyaris hancur akibat ledakan petasan rakitan pada Minggu (30/3/2025).

Dua remaja yang sedang merakit petasan mengalami luka bakar serius. Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa mereka mendapatkan bahan mercon secara online.

Baca Juga: Cerita Bripka Bayu Ariyanto, Mantan Personel Brimob asal Blitar Kini Terjun ke Masyarakat Jadi Bhabinkamtibmas

Kemudian di Dusun Kakahrejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, ledakan karena petasan rakitan juga terjadi. Insiden itu berlangsung di tengah malam takbiran.

Empat remaja mengalami luka bakar, bahkan salah satunya kehilangan jari. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Rentetan insiden ini menjadi pengingat bahwa bermain petasan, terutama yang dirakit sendiri karena sangat berbahaya.

Polisi terus mengusut sumber bahan peledak tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggunakan petasan sebagai bagian dari perayaan. (sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Nyawa #sutojayan #insiden #blitar #tragedi #mercon #talun #petasan #Garum Blitar #ledakan #korban