Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Jenazah PMI asal Desa Krisik Blitar Akhirnya Tiba dan Lansung Dimakamkan

Yanu Aribowo • Senin, 11 Agustus 2025 | 18:40 WIB

 

⁠Jenazah PMI asal Desa Krisik Blitar Akhirnya Tiba dan Lansung Dimakamkan
⁠Jenazah PMI asal Desa Krisik Blitar Akhirnya Tiba dan Lansung Dimakamkan

BLITAR – Jalan panjang proses pemulangan jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) atas nama Mida Lestari akhirnya tuntas.

Jenazah perempuan asal Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, sempat berada di kamar jenazah salah satu rumah sakit di Hong Kong lebih dari dua bulan.

Bahkan, proses pemulangannya yang dijadwalkan tiba di Desa Krisik, pada Selasa (5/8/2025) malam sempat tertunda.

Kepala Desa Krisik, Hari Budi Setyawan menjelaskan, meski pemulangan jenazah warganya sempat tertunda karena cuaca buruk di Hong Kong, akhirnya jenazah perempuan 38 tahun ini bisa dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Jenazah tiba di Desa Krisik pada Kamis (7/8/2025) malam dan segera dimakamkan. “Alhamdulillah proses pemakamannya berjalan lancar, meski berlangsung pada malam hari,” jelasnya.

Kedatangan jenazah Mida Lestari yang merupakan PMI Hong Kong menjadi penantian panjang pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Bahkan, sejak informasi awal kedatangan jenazah pada Selasa lalu, keluarga dan masyarakat setempat sudah bersiap untuk prosesi pemakaman.

Pasalnya, kabar duka sudah diterima keluarga lebih dari dua bulan yang lalu dan proses pemulangan jenazah membutuhkan perjuangan panjang dengan bantuan berbagai pihak.

Seperti diketahui, meninggalnya Mida Lestari sudah terjadi lebih dari dua bulan yang lalu. Yakni, yang bersangkutan dikabarkan meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Hong Kong pada Jumat (23/5/2025) lalu.

Dalam upaya pemulangan jenazah ke Desa Krisik, pemdes telah berkoordinasi dengan pihak terkait seputar syarat-syarat administrasi yang harus dipenuhi.

Pasalnya, usai mendapatkan kabar duka, proses pemulangan jenazah ke tanah air membutuhkan proses lebih dari dua bulan.

Selain itu, selama Mei 2025 lalu, ada beberapa PMI asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia di negara tempat mereka bekerja.

Salah satu informasi datang dari wilayah Kecamatan Gandusari, tepatnya dari Desa Krisik. Yakni, PMI atas nama Mida Lestari dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit karena sakit. (ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#pekerja migran indonesia #jenazah #hongkong