BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar benar-benar serius menangani aksi anak terlibat anarkis.
Bahkan, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin ikut menyampaikan keprihatinannya atas keterlibatan sejumlah anak pada Minggu malam lalu.
Dia menekankan, pemerintah kota bersama masyarakat harus lebih waspada dalam menjaga generasi muda agar tidak mudah terprovokasi. Keterlibatan anak-anak dalam aksi tersebut menjadi bahan evaluasi penting.
“Kami mencoba mendengar kenapa anak-anak bisa ikut-ikutan dalam peristiwa Minggu malam. Hal ini menjadi dasar pemerintah kota untuk mengantisipasi dan melakukan sosialisasi kepada orang tua maupun masyarakat, agar putra-putrinya tidak mudah terlibat dalam hal-hal yang negatif,” ujarnya, Selasa (3/9/2025).
Mas Ibin menegaskan, pemerintah memiliki kewajiban untuk melakukan deteksi dini dan memastikan langkah pencegahan sebelum muncul kejadian yang tidak diinginkan.
Dia menilai situasi Minggu malam menjadi pelajaran penting karena ternyata melibatkan anak-anak di Kota Blitar.
“Tentu kami prihatin, karena hal itu menyangkut anak-anak dan adik-adik kita sendiri. Kami merasa perlu membentengi mereka agar tidak terjerumus lagi ke dalam tindakan yang justru merusak dan berdampak negatif,” tegasnya.
Lebih jauh, terang dia, Pemkot Blitar ingin terus mendengar dan mengevaluasi kondisi masyarakat sebagai upaya memahami dinamika yang berkembang.
Dengan begitu, kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
“Kami ingin mendengar dan mengevaluasi apa yang terjadi di masyarakat. Dari sana, pemerintah dapat mengambil langkah antisipasi dan menyosialisasikan kepada warga agar lebih waspada. Orang tua kami minta betul-betul menjaga putra-putrinya, supaya kejadian seperti Minggu malam tidak terulang lagi,” tutupnya. (mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah