BLITAR – Aksi pencurian uang kotak amal di area tempat pemakaman umum (TPU) kembali terjadi di Blitar Selatan.
Pria berinisial DH, 32, warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, diamankan setelah kepergok membongkar kotak amal TPU Dusun Sumberglagah, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, pada Sabtu (13/9/2025) sore.
Kasihumas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi mengatakan, kini sedang marak adanya kasus pencurian kotak amal di TPU.
Usai adik kakak kepergok warga mencuri kotak amal di TPU Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, pada Kamis (11/9/2025).
Berselang dua hari, kejadian serupa terjadi di Kecamatan Wonotirto. “Pelaku berhasil diamankan warga sebelum diserahkan ke Polsek Wonotirto. Saat diamankan, kondisi pelaku sehat dan barang bukti turut dibawa. Dimungkinkan ada keterkaitan antar tempat kejadian perkara (TKP),” jelasnya.
Dia melanjutkan, kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, Suyanto, warga setempat, melihat seorang pria mencurigakan membongkar kotak amal di area TPU.
Suyanto kemudian melaporkan hal itu kepada Sumarno, 50, yang juga warga Dusun Sumberglagah. Mendapat laporan, Sumarno bersama warga lain segera mencari pelaku. Awalnya, pencarian terhadap pelaku tidak membuahkan hasil.
Namun tak lama kemudian, ketua RW setempat, Habib, berhasil menghentikan terduga pelaku di jalan pedesaan atau jabalan.
“Pelaku sempat ditanyai identitas, tapi tidak bisa menunjukkan kartu identitasnya. Karena khawatir akan menjadi sasaran amuk massa, akhirnya warga sepakat membawa pelaku ke kantor desa untuk diamankan, lalu dilaporkan ke Polsek Wonotirto,” terangnya.
Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain satu kotak amal kayu warna hijau dalam kondisi rusak, uang tunai Rp 41 ribu, satu tas kecil warna hitam, satu tas punggung hitam, satu jaket hitam, dua palu besi, satu obeng bolak-balik, satu garpu, satu unit sepeda motor Honda C70, serta satu ponsel Realme.
Semua barang bukti sudah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini kini ditangani Polsek Wonotirto untuk penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah Blitar.
“Polres Blitar mengapresiasi kesigapan warga yang tidak main hakim sendiri, tapi memilih menyerahkan terduga pelaku ke pihak kepolisian. Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor bila menemukan kejadian mencurigakan,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)