Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Parkir Mobil Bikin Geger! Dosen UIN Malang Vs Tetangga Pengusaha Rental, Saling Tuding di Tengah Malam

Axsha Zazhika • Kamis, 2 Oktober 2025 | 04:00 WIB

 

Parkir Mobil Bikin Geger! Dosen UIN Malang Vs Tetangga Pengusaha Rental, Saling Tuding di Tengah Malam
Parkir Mobil Bikin Geger! Dosen UIN Malang Vs Tetangga Pengusaha Rental, Saling Tuding di Tengah Malam

BLITAR - Keributan antarwarga kembali mencuat di Malang. Kali ini, kasus parkir mobil menjadi pemicu konflik antara seorang dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dan tetangganya yang berprofesi sebagai pengusaha rental mobil.

Peristiwa itu terjadi pada awal Agustus lalu ketika mobil milik usaha rental parkir tepat di depan pintu rumah sang dosen. Kendaraan yang tak kunjung dipindahkan hingga dini hari membuat dosen yang dikenal sebagai Imam—dosen filsafat dan tasawuf UIN Malang—terpaksa mengambil langkah sendiri.

"Saya sudah telepon berkali-kali tapi tidak ada jawaban. Karena besok pagi ada jadwal mengaji, akhirnya saya sendiri yang memindahkan mobil itu," ujar Imam dalam rekaman yang beredar di YouTube.

Kronologi bermula saat Imam dan istrinya pulang dari Jakarta pada 7 Agustus malam. Mereka mendapati sebuah mobil rental terparkir persis di depan pagar rumah. Imam sempat menunggu hingga pukul 22.00, lalu mencoba menghubungi sopir. Namun, telepon tidak diangkat. Bahkan hingga pukul 02.30 dini hari, mobil itu belum juga dipindahkan.

Akhirnya, Imam memutuskan masuk ke garasi tetangganya untuk membangunkan sopir yang sedang tidur. Namun, sopir tak kunjung sadar meski sudah diguncang. Imam pun menelpon pemilik rental mobil bernama Sahara. Jawaban Sahara justru membuat Imam terkejut: "Kalau sopir tidak bangun, pindahkan saja sendiri mobilnya."

Imam pun mengambil kunci cadangan yang biasa digunakan untuk operasional rental. Sayangnya, saat proses memindahkan mobil, mesin menyalak keras di tengah hujan malam. Suara itu membuat Sahara marah dan keluar rumah dalam kondisi terburu-buru. Suaminya, Sofyan, kemudian ikut terlibat dalam adu argumen panas dengan Imam.

Pertengkaran semakin melebar ketika Imam mengungkit masalah lama, yakni penggunaan lahan kosong yang kerap dijadikan parkir mobil rental. Imam mengaku pernah membersihkan lahan tersebut dengan biaya sendiri hingga Rp12 juta, lalu meminta bantuan Rp1 juta kepada Sofyan. Namun, tawaran itu ditolak dengan alasan terlalu mahal.

Selain soal parkir, ketegangan juga dipicu oleh tuduhan pelecehan verbal dari sopir rental kepada istri Imam. Sopir yang disebut bernama Agil diduga sering melontarkan kata-kata tidak pantas. Hal ini membuat suasana semakin memanas.

Meski demikian, kedua pihak sempat saling meminta maaf setelah perdebatan sengit itu. Imam bahkan mengaku berulang kali mengatakan, "Saya minta maaf, Pak. Saya ingin segera pergi karena ada tugas di masjid." Sahara pun sempat merespons dengan pernyataan serupa.

Sayangnya, permintaan maaf itu tidak serta-merta meredakan masalah. Konflik parkir mobil terus berlanjut karena intensitas kendaraan rental yang tinggi di sekitar rumah. Bahkan, Imam menyebut ada ratusan unit mobil yang diparkir bergantian di kompleks tersebut.

"Sudah saya tegaskan, jangan parkir tepat di depan pintu rumah saya. Kalau mau di lahan kosong, silakan. Tapi jangan menghalangi akses keluar masuk," tegas Imam.

Kasus ini kini ramai diperbincangkan di media sosial karena dianggap mencerminkan problem klasik di lingkungan perumahan: parkir sembarangan. Publik menilai isu parkir memang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat perkotaan, apalagi jika melibatkan tokoh publik seperti dosen UIN dan pengusaha rental besar di Malang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak UIN Malang terkait kasus tersebut. Namun, banyak warga berharap konflik parkir ini bisa diselesaikan secara damai agar tidak merusak hubungan bertetangga.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#uin malang #konflik parkir #pengusaha rental mobil