Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tak Gunakan Helm-Sabuk Pengamanan Dominasi Pelanggaran Operasi Zebra Semeru 2025 di Blitar, Segini Jumlahnya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 4 Desember 2025 | 19:20 WIB

 

Tak Gunakan Helm-Sabuk Pengamanan Dominasi Pelanggaran Operasi Zebra Semeru 2025 di Blitar, Segini Jumlahnya
Tak Gunakan Helm-Sabuk Pengamanan Dominasi Pelanggaran Operasi Zebra Semeru 2025 di Blitar, Segini Jumlahnya

BLITAR – Angka pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar masih tinggi selama dua minggu Operasi Zebra Semeru 2025. Yakni, ada 3.556 pengguna jalan yang tidak mematuhi peraturan. Sayangnya, ada satu kasus kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasatlantas Polres Blitar, AKP Rio Angga Prasetyo mengatakan, dari sisi penegakan aturan lalu lintas, satlantas mencatat jumlah teguran kepada pengendara mencapai 2.514 pelanggaran. Selain itu, penindakan melalui kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) mobil tercatat sebanyak 1.042 pelanggaran.

“Untuk sebaran jenis pelanggaran, mayoritas pelanggaran didominasi pengendara roda dua. Anatomi pelanggarannya, untuk roda dua biasanya terkait penggunaan helm, pengendara di bawah umur, dan perlengkapan kendaraan yang tidak sesuai,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Rio menyebut, untuk roda empat, pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara. Pelanggaran ini sering ditemukan tidak hanya pada operasi zebra tahun ini, tetapi juga sering ditemukan hal yang sama dalam operasi biasa.

Selain itu, dari 22 kejadian kecelakaan, terdapat satu korban meninggal dunia. Sementara untuk korban luka berat nihil dan korban luka ringan mencapai 27 orang selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025.

“Angka kecelakaan berhasil kami tekan. Terbukti selama Operasi Zebra Semeru 2025, jumlah kecelakaan ada 22 kejadian. Korban meninggal dunia 1 orang, luka berat tidak ada, dan luka ringan 27 orang,” jelasnya.

Rio menegaskan, Operasi Zebra Semeru 2025 digelar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan. Dia berharap tidak hanya dalam Operasi Zebra, tetapi masyarakat juga diimbau tertib lalu lintas di hari biasa.

Hal itu, demi kenyamanan dan keselamatan bersama. Dalam operasi zebra kali ini, satlantas memang lebih menekankan tindakan teguran. Melihat banyaknya pelanggar yang masih baru pertama kali dan mereka masih belum paham peraturan lalu lintas, tentu hal itu menjadi kewajiban polisi untuk mengingatkan masyarakat.

“Harapan kami, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga kecelakaan bisa ditekan dan tercipta kondisi lalu lintas yang lebih aman,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#hukum #polres blitar #pelanggaran lalu lintas #Operasi zebra semeru 2025