BLITAR – Personel Polsek Sanankulon terus intensifkan patroli pada jam-jam rawan untuk menekan angka kriminalitas sekaligus mencegah aksi balap liar yang kerap terjadi di kawasan bulak persawahan Kecamatan Sanankulon.
Patroli yang dipimpin KSPKT Aiptu Sunardi ini menyasar titik-titik yang selama ini menjadi lokasi rawan, mulai dari area persawahan yang sunyi hingga permukiman warga, baik siang maupun malam hari.
Langkah ini diambil sebagai respons atas keresahan masyarakat yang beberapa kali melaporkan aktivitas balap liar oleh kelompok pemuda di jalur-jalur persawahan yang lengang. Aiptu Sunardi menyebutkan, patroli preventif sengaja diarahkan ke jalur-jalur sawah yang selama ini dimanfaatkan sebagai arena balap liar dadakan.
Menurutnya, kehadiran polisi menjadi cara paling efektif untuk menekan aktivitas tersebut. “Kami sering mendapat laporan dari masyarakat yang mengeluhkan tentang adanya aksi balap liar oleh sekelompok pemuda ketika malam atau dini hari di bulak-bulak persawahan yang sepi,” ujarnya.
Dia menambahkan, patroli tidak hanya bertujuan mencegah kriminalitas, tetapi juga memastikan area persawahan tidak lagi menjadi tempat berkumpulnya pemuda untuk aksi berbahaya tersebut. Sementara itu, Kanit Sabhara Aiptu Rudi Sujarwo menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
Patroli kamtibmas akan terus digelar untuk memastikan masyarakat tidak terganggu oleh aksi balap liar maupun potensi gangguan lain. “Kami mengharap peran aktif masyarakat untuk membantu memelihara situasi kamtibmas ini dengan melaporkan apabila menjumpai atau mendapati sesuatu hal yang berhubungan dengan gangguan kamtibmas, sehingga secara dini dapat segera diantisipasi dan tidak berkembang menjadi gangguan yang bersifat nyata,” jelasnya.
Aiptu Rudi menutup penjelasannya dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara polisi dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman. Patroli ini diharapkan dapat mengakhiri kebiasaan balap liar yang meresahkan dan menjaga ketenteraman warga Sanankulon. “Siskamtibmas yang aman dan kondusif ini merupakan tanggung jawab kita bersama sehingga harus kita pelihara bersama pula,” pungkasnya. (kho/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah