BLITAR KAWENTAR - Seorang pengemudi bus dinyatakan positif narkoba jenis amphetamine dalam inspeksi mendadak (sidak) angkutan Natal dan Tahun Baru di Terminal Patria Blitar.
Temuan tersebut diketahui setelah petugas melakukan tes urine terhadap para puluhan pengemudi Selasa (22/12) lalu.
Ketua Pelaksana Badan Narkotika Kota Blitar, Toto Robandio mengatakan, dari total 56 sampel yang diperiksa, ada satu pengemudi yang dinyakan positif.
"Satu pengemudi dinyatakan positif amphetamine. Saat ini, pengemudi tersebut tengah menjalani pendalaman oleh Satresnarkoba Polres Blitar Kota," ujarnya, Rabu (24/12).
Pemeriksaan ini merupakan agenda gabungan yang melibatkan Badan Narkotika Kota Blitar, kepolisian, serta BNN Kabupaten Blitar. Sasaran sidak meliputi kru awak dan sopir bus, hingga pengemudi ojek online dan ojek pangkalan.
Toto menjelaskan, tes urine dilakukan secara acak untuk memastikan keselamatan penumpang selama periode libur akhir tahun.
“Kami menyaring sekitar 50 sampel secara acak. Tes urine ini dilakukan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi fit dan tidak berada di bawah pengaruh narkoba saat melayani penumpang,” ungkapnya.
Selain tes urine, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi, termasuk para pengemudi ojek di Terminal Patria.
"Pengemudi ojek turut diperiksa karena memiliki peran penting dalam mobilitas penumpang di wilayah Kota Blitar," tandasnya.(mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah