BLITAR KAWENTAR – Patroli Blue Light menjadi salah satu upaya Polsek Wonodadi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada jam-jam rawan malam hari.
Misalnya, pada Jumat (16/1) dini hari, patroli dimulai sekitar pukul 01.30 WIB dengan menyasar sepanjang jalan raya di wilayah hukum Polsek Wonodadi, khususnya di bulak Desa Pikatan.
Kapolsek Wonodadi, Iptu M. Ali Sukron mengatakan, patroli difokuskan mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari aksi balap liar, tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor), hingga kemungkinan konvoi perguruan pencak silat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Patroli Blue Light kami laksanakan di waktu-waktu rawan, dengan menempatkan personel di jalur-jalur yang kerap digunakan untuk balap liar maupun konvoi. Tujuannya untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sejak dini,” ujarnya.
Iptu Ali menjelaskan, selain bersifat preventif, patroli juga bertujuan menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Dengan menyalakan lampu rotator biru di sepanjang jalur patroli, diharapkan dapat memberikan efek cegah sekaligus rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat pada malam hari.
Menurutnya, patroli rutin semacam ini menjadi salah satu langkah Polsek Wonodadi dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
Terlebih, pada jam-jam dini hari kerap muncul potensi gangguan keamanan yang jika tidak diantisipasi dapat meresahkan masyarakat.
“Dengan kehadiran anggota di lapangan, kami ingin masyarakat merasa terlindungi dan nyaman. Ini juga sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” tambahnya.
Dari hasil patroli tersebut, situasi wilayah hukum Polsek Wonodadi terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.
Tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar, konvoi, maupun tindak kriminalitas selama kegiatan berlangsung.
Polsek Wonodadi akan terus mengintensifkan patroli malam dan dini hari secara rutin, terutama di titik-titik rawan, guna memastikan stabilitas kamtibmas tetap terjaga.
Harapannya dapat menekan potensi gangguan kamtibmas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat kepolisian di wilayahnya.(kho/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah