BLITAR KAWENTAR - Warga Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, ditemukan meninggal dalam kondisi gantung diri di rumahnya. Peristiwa nahas itu pertama kali diketahui oleh pihak keluarga.
Sebelumnya, pria 62 tahun tersebut masih sempat mengeluhkan kondisinya serta berpamitan kepada seluruh keluarga.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar menjelaskan bahwa anak korban sempat mengirimkan pesan suara kepada keluarga.
Dalam pesan tersebut disampaikan bahwa korban, S, mengaku sudah tidak kuat dan menyampaikan pamit.
“Korban sempat mengeluh tidak kuat lagi dan berpamitan. Informasi itu diterima keluarga melalui voice note dari anak korban,” jelasnya.
Sekitar pukul 11.30 WIB, mereka mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di bagian belakang rumah. Korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan tali yang diikatkan pada atap rumah dan melilit leher.
“Setelah memastikan kondisinya, pihak keluarga memberitahukan kejadian tersebut kepada saudara yang lain, dan juga ke Polsek Wonodadi,” terangnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia murni karena gantung diri yang dipicu oleh permasalahan keluarga. “Tidak ditemukan tanda kekerasan. Kesimpulan awal, korban meninggal dunia karena gantung diri akibat permasalahan keluarga,” ungkapnya.
Korban diketahui berusia sekitar 62 tahun dan saat kejadian berada di rumah bersama anggota keluarganya. Pihak kepolisian bersama petugas kesehatan setempat melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Visum dilakukan oleh pihak puskesmas setempat, menyesuaikan dengan permohonan keluarga.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (kho/c1/ady)