BLITAR KAWENTAR – Mobil sitaan KPK kembali menjadi sorotan publik setelah kanal YouTube otomotif mengulas langsung fasilitas penyimpanan barang rampasan negara milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam tayangan tersebut, terungkap bagaimana ratusan kendaraan mewah hasil kasus korupsi dirawat secara profesional agar nilainya tetap terjaga.
Mobil sitaan KPK ini disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) yang dibangun khusus sejak 2022. Fasilitas tersebut bertujuan menjaga aset negara agar tidak mengalami penurunan nilai sebelum dilelang. Hal ini penting karena seluruh hasil lelang nantinya akan dikembalikan ke kas negara.
Dalam kunjungan tersebut, terlihat beragam mobil sitaan KPK mulai dari kendaraan klasik hingga mobil mewah modern. Beberapa di antaranya seperti Toyota Alphard, Lexus, hingga Jeep dan Ford F150. Bahkan, ada juga kendaraan yang sudah dalam kondisi rusak saat disita dan tetap dipertahankan tanpa perbaikan.
Fasilitas Modern untuk Jaga Nilai Aset
Rupbasan KPK dirancang dengan standar tinggi. Gedung ini berdiri di atas lahan sekitar 4.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 7.000 meter persegi dan terdiri dari empat lantai. Total kapasitasnya mampu menampung hingga 216 mobil.
Setiap kendaraan yang masuk akan melalui proses pencucian terlebih dahulu, kemudian dirawat secara berkala. Setidaknya seminggu sekali mobil-mobil tersebut dibersihkan untuk menjaga kondisi fisiknya tetap optimal.
Namun, ada aturan ketat yang diterapkan. Pihak pengelola tidak diperbolehkan melakukan perbaikan terhadap kendaraan, meskipun dalam kondisi rusak. Hal ini dilakukan untuk menjaga keaslian kondisi barang saat disita.
“Intinya bukan menaikkan nilai, tapi menjaga nilai tetap seperti saat pertama kali disita,” dijelaskan dalam tayangan tersebut.
Pernah Rugi Hingga 70 Persen
Sebelum adanya fasilitas ini, KPK sempat mengalami kerugian besar akibat penyimpanan yang tidak optimal. Salah satu contoh kasus adalah alat berat yang nilainya anjlok hingga 70 persen setelah disimpan selama beberapa tahun.
Kondisi ini menjadi alasan utama dibangunnya Rupbasan modern. Dengan sistem penyimpanan yang lebih baik, diharapkan nilai barang sitaan tetap maksimal saat dilelang.
Tak Hanya Mobil, Ada Motor hingga Barang Mewah
Selain mobil sitaan KPK, fasilitas ini juga menyimpan berbagai barang lain seperti sepeda motor, sepeda mahal, hingga barang mewah seperti tas dan sepatu branded.
Menariknya, untuk barang-barang mewah, KPK menggunakan standar khusus. Ruangan penyimpanan diatur pada suhu sekitar 23 derajat Celsius dengan kelembapan 40 persen agar kualitas barang tetap terjaga.
Keamanan di area ini juga sangat ketat. Setiap ruangan hanya bisa diakses oleh dua petugas sekaligus dengan sistem identifikasi khusus. Bahkan, semua aktivitas terekam tanpa blind spot melalui kamera pengawas.
Sistem Keamanan Berlapis
Tak hanya itu, sistem keamanan lainnya juga diterapkan seperti penggunaan kunci pintar (intelligent key) yang dapat merekam siapa saja yang membuka akses. Dengan sistem ini, setiap aktivitas tercatat dan bisa ditelusuri.
Pengunjung pun tidak diperbolehkan membawa perangkat perekam seperti kamera atau ponsel ke area tertentu tanpa izin khusus. Hal ini dilakukan untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan barang sitaan.
Terbuka untuk Umum Saat Lelang
Meski dijaga ketat, mobil sitaan KPK nantinya akan dilelang secara terbuka untuk umum. Informasi mengenai kondisi kendaraan juga disampaikan secara transparan, termasuk jika terdapat kerusakan.
Dengan sistem ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk memiliki kendaraan eks sitaan dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Keberadaan Rupbasan KPK menjadi bukti bahwa pengelolaan aset hasil korupsi kini semakin profesional. Tidak hanya menjaga nilai ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa aset tersebut benar-benar kembali memberikan manfaat bagi negara.
Editor : Edo Trianto