Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Rekam Jejak Febri Ardiansyah, Jampidsus yang Pernah Tangani Jiwasraya dan Asabri Kini Jadi Sorotan

Maylanni Diana Fitri • Rabu, 15 Juli 2026 | 18:55 WIB
Rekam jejak Febri Ardiansyah kembali disorot setelah rumah Jampidsus dijaga TNI. Simak perjalanan karier dan kasus-kasus besar yang pernah ditanganinya.(pinterest)
Rekam jejak Febri Ardiansyah kembali disorot setelah rumah Jampidsus dijaga TNI. Simak perjalanan karier dan kasus-kasus besar yang pernah ditanganinya.(pinterest

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Febri Ardiansyah kembali menjadi perhatian publik setelah namanya dikaitkan dengan pengamanan rumah oleh aparat TNI di tengah penggeledahan 12 lokasi yang dilakukan Polda Metro Jaya terkait dugaan korupsi, pencucian uang, dan suap. Di balik sorotan tersebut, Febri memiliki rekam jejak panjang sebagai jaksa yang menangani sejumlah perkara korupsi besar.

Rumah Febri terlihat dijaga aparat TNI pada Rabu, 8 Juli 2026. Pengamanan itu memunculkan berbagai spekulasi karena berlangsung bersamaan dengan penggeledahan yang dilakukan kepolisian.

Namun, Mabes TNI memastikan pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan Kejaksaan Agung dan tidak memiliki kaitan dengan proses penggeledahan. Penegasan itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Muhammad Nas pada Kamis, 9 Juli 2026.

Berkarier dari Daerah hingga Menjadi Jampidsus

Febri Ardiansyah merupakan pria kelahiran Jakarta yang menghabiskan masa kecil hingga pendidikan sarjana hukum di Jambi.

Baca Juga: Maxime Bouttier Terapkan Aturan Baru Demi Luna Maya, Kehidupan Setelah Menikah Juli 2026 Jadi Sorotan

Setelah menyelesaikan pendidikan hukum, ia melanjutkan studi magister dan doktor di Universitas Airlangga, Surabaya.

Kariernya sebagai jaksa dimulai pada 1996 di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Jambi. Jabatan terakhirnya di daerah tersebut adalah Kepala Seksi Intelijen sebelum dipercaya menduduki berbagai posisi penting di lingkungan Kejaksaan.

Sebelum menjadi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febri pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Direktur Penyidikan pada Jampidsus.

Pada 6 Januari 2022, ia resmi dilantik menjadi Jampidsus menggantikan Ali Mukartono yang beralih menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).

Menangani Kasus Korupsi Bernilai Fantastis

Selama menjabat Direktur Penyidikan maupun Jampidsus, Febri dipercaya menangani sejumlah perkara korupsi yang menjadi perhatian nasional.

Kasus yang paling dikenal adalah korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Dalam perkara tersebut, Kejaksaan Agung menetapkan enam terdakwa.

Berdasarkan data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara dalam kasus Jiwasraya mencapai Rp16,8 triliun.

Selain itu, Febri juga menangani perkara korupsi PT Asabri. Dalam kasus tersebut, Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp22,78 triliun.

Transkrip juga menyebut perkara fasilitas kredit PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai salah satu kasus yang pernah ditanganinya.

Sorotan Publik Kembali Mengarah ke Febri

Munculnya pengamanan rumah Febri di tengah penggeledahan Polda Metro Jaya membuat namanya kembali menjadi pembicaraan publik.

Meski demikian, Mabes TNI telah memberikan penjelasan bahwa pengamanan tersebut merupakan permintaan Kejaksaan Agung dan tidak berkaitan dengan proses penyelidikan yang dilakukan Polri.

Terlepas dari sorotan yang berkembang, rekam jejak Febri sebagai Jampidsus tetap identik dengan penanganan berbagai perkara korupsi besar. Kariernya yang dimulai dari Kejaksaan Negeri Sungai Penuh hingga memimpin bidang tindak pidana khusus menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di institusi Kejaksaan.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Febri Ardiansyah Kasus Jiwasraya Kasus Asabri Rekam Jejak Febri Ardiansyah jampidsus