Rawan Kriminalitas, Polisi Intensifkan Pengawasan Penyeberangan Sungai Brantas di Wonodadi, Warga Diimbau Waspada

Fajar Rahmad Ali Wardana • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 13:00 WIB
POLSEK WONODADI/RADAR BLITAR
ANTISIPASI: Polisi mengawasi aktivitas perahu penyeberangan Sungai Brantas, kemarin (20/7).
POLSEK WONODADI/RADAR BLITAR
ANTISIPASI: Polisi mengawasi aktivitas perahu penyeberangan Sungai Brantas, kemarin (20/7).

 

BLITAR KAWENTAR – Penyeberangan Sungai Brantas di Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus dari kepolisian.

Tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan jasa perahu penyeberangan setiap hari membuat aparat meningkatkan patroli rutin guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Langkah pengamanan tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya preventif agar aktivitas warga tetap berlangsung dengan aman.

Baca Juga: Polemik KDMP Tlogo Diluruskan, Pemdes Tegaskan Tak Ada Penggusuran Fasilitas Sekolah

Selain mengawasi situasi di sekitar lokasi, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat menggunakan jasa penyeberangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan.

Pengawasan penyeberangan Sungai Brantas menjadi salah satu strategi kepolisian untuk menekan peluang terjadinya tindak kriminal, khususnya kejahatan 3C yang meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Mengingat kawasan tersebut merupakan jalur vital yang digunakan masyarakat untuk bekerja maupun menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Oknum Polisi Polsek Selorejo Diamankan Propam, Terancam PTDH Jika Terbukti Terlibat Narkotika

Dalam patroli yang dilakukan, personel Polsek Wonodadi memantau aktivitas warga di sekitar dermaga penyeberangan.

 Petugas juga berdialog dengan operator perahu maupun masyarakat yang hendak menyeberang guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Selain itu, masyarakat diingatkan agar selalu menjaga barang bawaan dan tidak lengah ketika berada di lokasi penyeberangan.

 Langkah sederhana tersebut dinilai dapat meminimalkan risiko menjadi korban tindak kriminal, terutama saat kawasan sedang ramai dipadati pengguna jasa penyeberangan.

Kapolsek Wonodadi AKP M. Ali Sukron mengatakan, patroli rutin merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

 Menurutnya, kawasan penyeberangan Sungai Brantas memiliki tingkat aktivitas yang cukup tinggi sehingga membutuhkan pengawasan secara berkala.

Baca Juga: Istana Gebang Blitar, Rumah Masa Kecil Bung Karno yang Menyimpan Jejak Sejarah 140 Tahun

"Penyeberangan Sungai Brantas merupakan salah satu titik aktivitas masyarakat yang cukup padat. Karena itu, kami melakukan patroli secara rutin untuk memastikan situasi tetap aman dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas," ujarnya.

Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, polisi juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan keselamatan saat menggunakan jasa penyeberangan.

Petugas meminta warga tidak memaksakan diri naik ke atas perahu apabila kapasitas angkut telah penuh.

Baca Juga: Istana Gebang Blitar, Rumah Masa Kecil Bung Karno yang Masih Menyimpan Jejak Sejarah Keluarga Sang Proklamator

Penumpang juga diimbau mengikuti arahan operator selama proses penyeberangan guna mengurangi risiko kecelakaan di tengah perjalanan.

Kesadaran masyarakat terhadap aspek keselamatan dinilai sama pentingnya dengan upaya pencegahan kriminalitas.

Dengan mematuhi aturan yang ada, aktivitas penyeberangan dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.

Baca Juga: Budidaya Ikan Lele Menggunakan Galon Bekas, Modal Kecil Bisa Panen dalam 2-3 Bulan

AKP Ali Sukron menambahkan, kehadiran polisi di lapangan bukan hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat lebih cepat diketahui sebelum berkembang menjadi tindak pidana.

Ia mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga: Nasi Pecel Blitar Warung Bilkis di Surabaya Cuma Rp12.000, Porsi Tiga Entong Bikin Kenyang

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama di lokasi-lokasi publik dengan mobilitas tinggi seperti penyeberangan sungai.

Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di kawasan penyeberangan Sungai Brantas terpantau aman dan kondusif.

 Kepolisian memastikan pengamanan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat serta upaya menjaga keamanan di berbagai titik aktivitas publik di wilayah hukum Polsek Wonodadi.

Baca Juga: Universitas Islam Balitar Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha, Siapkan Lulusan Hadapi Ketatnya Dunia Kerja

 Dengan kehadiran polisi secara rutin, masyarakat diharapkan semakin merasa aman saat menggunakan jasa penyeberangan maupun menjalankan aktivitas sehari-hari. (jar/c1/sub)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
Kamtibmas Kabupaten Blitar patroli polisi Penyeberangan Sungai Brantas polsek wonodadi