Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Perjalanan Kisah Mas Bre dan Sound Horeg asal Blitar, Ternyata Ini Awal Mula Keahlian Merakit Sound

Mila Inka Dewi • Senin, 15 Januari 2024 | 23:15 WIB
RAJA BATTLE SOUND: Dimulai dari jualan komputer bekas, bisnis Brewog Audio digemari hingga Jawa Tengah.
RAJA BATTLE SOUND: Dimulai dari jualan komputer bekas, bisnis Brewog Audio digemari hingga Jawa Tengah.

 

BLITAR - Perjalanan bisnis tak selalu berjalan mulus. Seperti juga dialami Muzahidin alias Mas Bre dalam merintis usaha sound system. Berkat kerja keras, namanya kini berhasil menggelegar ke mana-mana.

Warga Desa Sumbersari, Kecamatan Udanawu, ini memulai bisnis sound system pada 2018. Bisnis tersebut memang selaras dengan keahlian yang dimiliki yakni jurusan elektro. Jauh sebelumnya, Mas Bre sibuk menjadi pekerja lepas di berbagai pekerjaan.

Sempat bekerja di toko barang elektro bekas, tapi hanya bertahan selama 8 bulan karena dipecat.

“Akhirnya saya jualan komputer bekas di rumah. Sempat membuat warnet di Desa Poluhan mulai 2011-2014,” katanya kepada Jawa Pos Radar Blitar di rumahnya, akhir pekan lalu.

Bisnis sound system horeg itu, lanjut Mas Bre, dimulai sekitar 2018. Itu diawali dengan sering melihat karnaval di Malang yang menggunakan sound berukuran besar. Dia pun tertarik dan ingin mencoba terjun di dunia sound system.

Tahun 2019 menjadi tahun pertamanya menjajal job pertama. Setahun berjalan, dia harus vakum karena pandemi Korona. Bisnis itu mantap dilakoni karena ia sudah bisa memahami peluang untuk ke depannya.

Berbekal ilmu marketing dan konsep baru serta kualitas yang diciptakan, Mas Bre berhasil memikat masyarakat. Tak hanya warga lokal, bahkan hingga luar daerah seperti Jawa Tengah.

“Di tahun pertama itu pernah gak ada yang membayar. Yang penting anak-anak senang main. Baru tahun kedua, saya mulai pasang job di kisaran Rp 7-13 juta,” tambahnya.

Kini, Mas Bre banyak dikenal di kalangan pencinta sound system horeg. Namun, tak banyak diketahui karena sengaja membuat image garang di awal bisnis. Dengan begitu, tak banyak dikenal orang.

“Sementara sekarang lebih santuy,” akunya sambil sesekali tertawa.

Menurut dia, branding itu penting dalam sebuah bisnis. Sebab, branding sebagai bentuk promosi agar bisa dikenal banyak orang. Branding yang diberikan juga harus bisa unik dan berbeda dari lainnya. Harapannya bisa cepat dikenal orang.

“Terutama di bidang jasa. Maka itu banyak hal yang harus diperhatikan. Seperti pelayanan dan pembawaan diri,” pungkasnya. (ink/c1/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#sound horeg #battle sound system #Sound Brewog #sound system