Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Perempuan Muda Pertama yang Maju di Pilwali Kota Blitar, Berikut Profil dan Riwayat Pendidikan Elim Tyu Samba

Jihan Wahida Rahma Salsabila • 2024-09-10 00:05:00
Profil Elim Tyu Samba perempuan muda yang maju jadi calon wakil wali kota Blitar
Profil Elim Tyu Samba perempuan muda yang maju jadi calon wakil wali kota Blitar

BLITAR - Elim Tyu Samba menjadi sorotan publik terutama warga kota Blitar karena memiliki nama yang cukup unik.

Perempuan muda ini maju sebagai calon wakil wali kota Blitar berpasangan dengan Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin sebagai calon wali kota Blitar.

Elim Tyu Samba atau yang akrab dipanggil Elim merupakan perempuan pertama yang maju dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Kota Blitar 2024.

Menjadi perwakilan kaum perempuan dan generasi milenial, Elim mendapat banyak dukungan masyarakat Blitar.

Melansir dari video YouTube Radar Blitar TV, tim berkesempatan melakukan wawancara dengan Elim Tyu Samba. Dari wawancara bersama Elim, tim Radar Blitar mengulas tentang sosok perempuan dari generasi milenial ini.

Memiliki nama yang tidak biasa, Elim mengakui memang namanya cukup berbeda sehingga banyak orang bertanya-tanya arti namanya.

Ia menjelaskan bahwa namanya merupakan singkatan dari tanggal kelahirannya yakni 30 Desember 1995.

“Itu singkatan saja. Elim itu 95, Tyu itu 30, Samba itu Desember,” jelas perempuan usia 29 tahun itu.

Elim merupakan anak bungsu dari delapan bersaudara. Tak hanya Elim saja yang mempunyai nama seperti itu, ketujuh kakaknya juga memiliki nama yang mirip dengannya.

Diketahui pemberian nama yang mengandung singkatan tanggal kelahiran itu berasal dari ide sang ayah.

Elim mengatakan, alasan ayahnya memberi motif nama tersebut ialah supaya mudah mengingat tanggal kelahiran anak-anaknya.

“Karena bapak punya anak 8 jadi dikasih singkatan gitu mungkin biar bapak gak lupa sama kelahiran anaknya. Sama kayak kakak saya, namanya Erika Septi itu artinya rolikur (dua puluh dua/22) September,” ujar Elim.

Selain mudah ingat tanggal kelahiran dari namanya, Elim mengaku bahwa sang ayah sangat kreatif memberikan motif nama tersebut.

Terdengar biasa karena mencakup singkatan, namun nama tersebut memiliki makna yang tidak biasa.

“Sebetulnya singkatan saja namun terlihat unik namanya. Kreatif sekali memang bapak saya,” ungkap Elim dengan bangga menyebut sosok ayahnya.

Seringkali dikira orang luar daerah karena keunikan namanya, Elim menyampaikan bahwa ia adalah asli orang Blitar.

Ia berasal dari Dusun Cabean, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Keluarga besar Elim adalah orang Blitar semua.

“Dari buyut, kakek saya, bapak saya, ibu saya itu Blitar semuanya,” kata perempuan kelahiran 1995 itu.

Asli Cah Blitar, Elim membagikan kenangan masa kecilnya di Bumi Bung Karno. Saat masih anak-anak, ia sering bermain di kebun-kebun belimbing yang ada di rumahnya tiap hari. Terkadang ia juga bermain di sawah mengingat rumahnya dekat dengan sawah.

“Karena rumah saya banyak kebun belimbing, tiap hari dolanannya (bermainnya) disitu. Kadang-kadang mainnya di sawah karena rumah mepet sawah,” cerita Elim.

Besar di Blitar, Elim mengenyam pendidikan sekolahnya di kota kelahirannya, Blitar. Beranjak dewasa, ia tidak berkuliah di Blitar namun ia berkuliah di luar kota yakni Malang.

Sebagai mahasiswa perantauan yang kerap merasakan homesick, Elim bercerita bahwa ia pulang ke Blitar seminggu sekali saat awal-awal kuliah.

Setelah beberapa tahun kuliah di Malang, ia tak lagi pulang seminggu sekali namun ia pulang ke Blitar sebanyak dua minggu sekali, sebulan sekali, hingga dua bulan sekali.

“Dulu waktu awal-awal kuliah, masih seminggu sekali pulangnya. Terus beberapa tahun di Malang, jadi dua minggu sekali, sebulan kali sama dua bulan sekali paling lama,” ujarnya.

Dididik sebagai orang yang mandiri, Elim sudah bekerja sejak menduduki bangku SMA. Ia menjadi guru les matematika bagi anak-anak SD dan SMP.

Saat merantau ke Malang, ia menjalani aktivitas kuliahnya sambal bekerja pada tahun 2015-2016.

Elim mulai meniti karirnya dengan bekerja di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Keinginan tinggi mencoba segala sesuatu pada masa mudanya membuat ia kemudian mencoba untuk berjualan mulai menjual baju, mobil, dan sebagainya.

Memiliki jiwa wirausaha yang tak pernah berhenti mencoba, kini Elim menjadi pengusaha properti seperti tanah dan rumah.

Ia menekuni usaha properti sejak tahun 2018 dan usahanya telah meluas di Malang, Medan, dan Jakarta.

Elim mengungkapkan bahwa pekerjaan yang ia jalani sekarang terinspirasi dari ayahnya yang berjualan belimbing.

Ayahnya memberi pesan kepadanya untuk tidak membebani orang lain sehingga karakter mandiri dalam dirinya dapat terbentuk.

“Bapak saya bilang kalau bisa jangan menjadi beban orang lain tapi jadilah bermanfaat untuk orang lain. Itu yang membuat jadi mandiri,” ungkap Elim.

Itu tadi profil selengkapnya tentang Elim Tyu Samba. Berikut kami rangkum biodata singkat perempuan pertama yang maju di Pilwali Kota Blitar ini.

Nama Lengkap: Elim Tyu Samba

Nama Panggilan: Elim

Tempat, Tanggal Lahir: Blitar, 30 Desember 1995

Agama: Islam

Jumlah saudara kandung: Delapan bersaudara (anak bungsu)

Domisili: Dusun Cabean, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar

Riwayat Pendidikan:

Universitas Brawijaya - 2014

SMA Negeri 1 Blitar - 2011/2014

SMP Negeri 8 Blitar - 2008/2011

SD Negeri Plosokerep 2 - 2002/2008

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#calon wakil wali kota blitar #generasi milenial #Pilwali Kota Blitar 2024 #Elim Tyu Samba #Kota Blitar