Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Wisata Kuliner Bekicot Khas Blitar Ini Bisa Temani Libur Lebaran Anda: Terkenal dengan Sebutan Prapatan 02

Yanu Aribowo • Jumat, 4 April 2025 | 19:00 WIB
NIKMAT: Wisata kuliner bekicot menjadi salah satu potensi andalan Desa Siraman, Kecamatan Kesamben.
NIKMAT: Wisata kuliner bekicot menjadi salah satu potensi andalan Desa Siraman, Kecamatan Kesamben.

BLITAR - Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar berada di titik strategis jalur mudik maupun balik di wilayah timur yang menghubungkan wilayah Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang.

Di desa ini terdapat jalur percabangan atau simpang tiga, yang memisahkan jalur utama utara dan selatan menuju pusat Kabupaten Blitar maupun Kota Blitar. Wisata kuliner menjadi salah satu potensi andalan desa ini, yakni wisata kuliner bekicot maupun belut.

Wisata kuliner aneka olahan bekicot sudah dikenal masyarakat luas. Apalagi lokasi deretan warung warga berada di dekat jalur utama selatan. Yakni, jalur yang menghubungkan Kecamatan Kesamben, dengan Kecamatan Selopuro, Talun, Kanigoro, hingga memasuki wilayah Kota Blitar.

Bahkan, saking terkenalnya kawasan kuliner bekicot atau juga dikenal dengan sebutan 02, masyarakat juga lebih familiar simpang empat kawasan warung bekicot dengan sebutan Prapatan 02.

“Warung-warung kuliner bekicot itu berada di wilayah Dusun Siraman Krajan,” jelas Kepala Dusun Siraman Krajan, Desa Siraman, Satori.

Kawasan wisata kuliner bekicot ini sudah ada sejak awal 1990-an dan siap menyambut wisatawan yang berburu kuliner. Pertama kali yang merintis usaha warung bekicot adalah Warung 02 Bu Karti.

Bu Karti saat melayani pembeli di warungnya beberapa waktu lalu.
Bu Karti saat melayani pembeli di warungnya beberapa waktu lalu.

Kini dalam perjalanannya, selain Warung 02 Bu Karti, ada Warung 02 Pak Sugeng, Warung 02 Pak Gunawan, Warung 02 Mbah Boirah, Warung 02 Bu Sulis, Warung 02 Pak Bayu Aji Nurohman, Warung 02 Pak Joko Purnomo, Warung 02 Pak Kamsun, Warung 02 Pak Yahmin, dan lainnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam momen libur panjang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, kawasan wisata kuliner bekicot ini hanya libur sehari ketika pelaksanaan salat Idul Fitri. Selanjutnya deretan warung ini buka seperti biasanya melayani pelanggan setia maupun pemburu wisata kuliner yang melintasi jalur utama selatan.

“Warung hanya libur sehari, hari raya tetap buka,” jelas Endang, pengelola Warung 02 Bu Karti.

Untuk melayani kebutuhan bahan baku kawasan wisata kuliner khas Desa Siraman ini, selain dari kawasan Kesamben dan sekitarnya, pemilik warung juga mendatangkan pasokan bekicot dari wilayah Kediri hingga Lumajang. Sebab, aneka sajian berbahan dasar bekicot menjadi menu utama, seperti krengsengan, sate, keripik, daging, sambal goreng, hingga krecek.

Di Desa Siraman, selain wisata kuliner bekicot, juga ada potensi wisata kuliner belut. Yang paling dikenal adalah Warung Belut Mak Rumi. Berbeda dengan wisata kuliner bekicot yang berada di kawasan yang sama, wisata kuliner belut lokasinya menyebar di Dusun Siraman Krajan.

Setidaknya, ada delapan titik warung yang menyajikan aneka olahan berbahan dasar belut.

Secara administrasi, Desa Siraman terbagi menjadi lima wilayah dusun, yakni Siraman Krajan, Cimpling, Karangsono, Brongkos, dan Bambang. Desa Siraman merupakan wilayah desa paling barat di Kecamatan Kesamben, yang berbatasan dengan wilayah Kecamatan Selopuro. Yakni, jalur utama utara berbatasan dengan Desa Popoh, dan jalur utama selatan berbatasan dengan Desa Ploso. (ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#bekicot #desa #wisata kuliner #Kabupaten Blitar #lebaran #desa siraman #belut #Prapatan 02 #libur #wisatawan #Kecamatan Kesamben #khas