Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Sejumlah BMD di DLH Kabupaten Blitar Usang, Usianya ada yang 20 tahun

Mohammad Syafi'uddin • Minggu, 3 Desember 2023 | 14:00 WIB
DLH meminjam peralatan dari dinas lain untuk menyelesaikan tugas pemotongan pohon di sejumlah jalan di kabupaten Blitar
DLH meminjam peralatan dari dinas lain untuk menyelesaikan tugas pemotongan pohon di sejumlah jalan di kabupaten Blitar

KADEMANGAN - Sejumlah barang milik daerah (BMD) berupa fasilitas kendaraan roda empat di Bidang Persampahan dan Taman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar usang.

Bahkan beberapa kendaraan sudah berumur lebih dari 20 tahun dan perlu pembiyaan lebih.

Koordinator Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar, Masna Karimah menuturkan bahwa sejauh ini ada 8 truk pengangkut sampah, 1 ekskavator, 3 buldoser, 1 skylift, dan 3 dump truck.

“Walaupun sudah ada 8 truk yang berkeliling di berbagai kecamatan di kabupaten. Namun kondisinya cukup memprihatinkan. Soalnya kendaraan truk rata-rata sudah berumur 22 tahun lebih sehingga sering mengalami kerusakan. Dan mengakibatkan pembiyaan service kendaraan membengkak,” ujarnya.

Pria yang berusia 50 tahun itu menjelaskan bahwa biaya pemeliharaan kendaraan bervariasi.

Misal untuk truk pengangkut sampah dengan jumlah 8 unit, memerlukan pembiyaan sekitar Rp175 juta.

Sedangkan alat berat, 2 buldoser, dan 1 ekskavator, membutuhkan biaya pemeliharaan sekitar Rp124 juta.

Namun untuk kini, ada satu unit buldoser yang masih dalam kondisi rusak berat, sehingga tidak terpakai.

“Buldoser itu rusak berat, karena kurangnya biaya perawatan. Jika ada penambahan untuk biyaya perawatan mungkin bisa diperbaiki,"

"Sedangkan untuk Sky lift itu untuk tugas potong pohon. Karena sebelumnya tidak punya baru pertengahan tahun ini dapat hibah dari PUPR, itupun seken dan harus servis dulu baru bisa digunakan,” terangnya.

 

Masna Karimah belum bisa memastikan berapa anggaran yang perlu dikucurkan untuk biaya perawatan sky life, karana sky lift hibah dari PUPR masih diperbaiki.

Banyaknya kendaraan yang dibutuhkan untuk operasional kinerja juga memperbanyak biaya perawatan.

Terlebih anggaran untuk mengurus sampah di Bumi Penataran juga banyak dan masih terbilang kurang.

Tercatat ada anggaran sebesar Rp3,6 miliar yang dipergunakan untuk berbagai hal, seperti servis kendaraan, honor, penyediaan sarana dan prasarana, serta biaya operasional.

“Tiga dump truck itu fungsinya beda-beda. Ada yang digunakan untuk memotong pohon dan lainya. Detailnya saya tidak tahu, soalnya bukan bidang saya,” jelasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Kabupaten Blitar #blitar #DLH #anggaran #kendaraan