BLITAR – Jelang libur natal dan tahun baru (nataru) Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar tampaknya mulai sibuk.
Betapa tidak, ribuan rambu lalu lintas harus diperiksa kondisi dan fungsinya untuk meminimalisasi risiko persoalan lalu lintas.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar Kurniawan Wibowo menjelaskan bahwa pengecekan ini diperlukan untuk memastikan semua rambu-rambu berfungsi normal.
“Paling penting itu rambu penerangan jalan umum (PJU), traffic, lampu kedip dan pembatas jalan,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat juga mempunyai andil besar dalam pengawasan fasilitas pelengkap jalan tersebut. Sebab, Dishub Kabupaten Blitar tidak punya tim yang selalu mengawasi rambu-rambu.
“Kami belum punya alat untuk pengawasan. Jadi ketika lampu kedip mati dan tidak ada pemberitahuan maka akan lama perbaikanya,” jelasnya.
Sejauh ini di Dishub Kabupaten Blitar memiliki dua tim pemelihara, dengan masing-masing tim terdiri dari delapan orang. Terakhir, tim melakukan pemeriksaan bulan lalu. Sementara hanya tiga titik, yakni di Kecamatan Garum, Ponggok dan Nglegok.
“Pengecekan ini agar alat bisa berfungsi secara normal, terutama ketika memasuki liburan nataru. Agar terhindar dari kejadian atau kecelakaan yang tidak diinginkan,”lanjutnya.
Laki-laki yang mulai beruban itu mengaku bahwa banyak titik yang perlu dilakukan pengecekan. Utamanya di wilyah Blitar Selatan.
“Memang ada banyak, ini belum selesai semua. Terutama yang berada di sebelah selatan, itu belum dicek sama sekali,” terangnya.
Untuk rambu di jalan nasional dan provinsi, pihaknya mengaku sudah mengirim surat kepada Pemprov Jatim.
“Yang jelas kami sudah melakukan upaya untuk pencegahan. Namun jika ada yang mati dan ada laporan terkait itu. Kami siap menindaklanjuti,” ujarnya. (mg2/hai)
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra