KEPANJENKIDUL – Pembangunan tugu nol kilometer, ruang ekspresi, taman lansia, hingga air mancur di Alun-Alun Kota Blitar bakal segera rampung. Progres pembangunan objek baru di alun-alun itu sudah mencapai 75 persen.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar telah meminta pelaksana proyek untuk mengkebut pekerjaan. Sebab, sesuai kontrak, batas pekerjaan akan berakhir pada 19 Desember.
”Karena itu sesuai batas kontrak harus dituntut selesai sebelum 19 Desember,” jelas Kepala DLH Kota Blitar Jajuk Indihartati kepada Jawa Pos Radar Blitar, Senin (4/12/2023).
Jajuk mengaku optimistis pembangunan objek baru penunjang keindahan alun-alun tuntas 100 persen. Rekanan sudah berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai perencanaan dan kontrak.
”Sementara untuk kendala, saya rasa tidak ada. Progres pekerjaan selama ini berjalan sesuai target perencanaan,” katanya.
Dia juga tak menampik adanya beberapa sisi pekerjaan yang kurang optimal. Baginya, hal itu wajar terjadi dalam sebuah pekerjaan. Yang pasti, DLH secara berkala terus memantau dan mengawasi progres pekerjaan pelaksana.
“Yang penting target di akhir kontrak harus selesai semuanya,” tegas perempuan berjilbab ini.
Sesuai rencana, pembangunan objek baru Alun-Alun Kota Blitar dilakukan dalam dua tahap. Total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 15 miliar. Di tahap pertama tahun ini, pemkot menggelontor anggaran sekitar Rp 3,6 miliar dari APBD 2023.
Pembangunan tahap pertama dilakukan di sisi selatan dan barat. DLH membangun tugu nol kilometer, taman lansia, air mancur, ruang ekspresi, hingga monumen tulisan Alun-Alun Kota Blitar.
Kemudian, sisi barat gerbang pintu masuk ditambahkan area ekspresi siluet Gunung Kelud. Lalu, beberapa pohon beringin di pinggir alun-alun bakal ditambah tempat duduk berbahan kayu.
Sekadar diketahui, pengembangan objek wisata di alun-alun tersebut bagian dari proyek strategis Pemkot Blitar yang harus rampung tahun ini. Proyek strategis lainnya adalah pembangunan tahap dua Pasar Templek, pembangunan SMPN 6, pembangunan mal pelayanan publik (MPP), pembangunan Pasar Dimoro, pembangunan Puskesmas Sukorejo, pembangunan kantor Kelurahan Sananwetan, kantor Kelurahan Tlumpu, serta pembangunan kantor Kelurahan Kepanjenlor. (sub/c1)
Editor : Doni Setiawan