WLINGI– Dua pelajar MAN 2 Blitar harus merenggang nyawa usai tertabrak Kereta Api (KA) Panataran senin (4/12) pagi. Mereka tertabrak di perlintasan sebidang tanpa palang pintu masuk Kelurahan Tangkil Kecamatan Wlingi.
Kapolsek Wlingi AKP Eko Prasetyo Sanusin mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan kereta api Penataran dengan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AG 3854 OBJ, terjadi pukul 10.15 WIB. Lokasinya masuk perlintasan kereta api tanpa palang pintu jalan Duwet, Lingkungan Pandean Kelurahan Tangkil
Dua korban merupakan pelajar MAN 2 Blitar Ahmad Soleh Ginanjar, 18, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari. Korban lain, Muhamad Frederic Rahmadani, rt 01/011 Desa Jaja Kecamatan Selopuro.
“ kedua korban melintas dari selatan ke utara sesampai di lokasi perlintasan tanpa palang pintu ada suara klakson kereta dalam jarak deket terjadi tabrakan kereta penataran dari arah barat ke timur jurusan Blitar Malang Surabaya
Eko menambahkan bahwa sepeda motor dan korban terseret kurang lebih 20 hingga 30 meter yang mengakibatkan kedua pelajar meninggal dunia. Warga yang mengetahui kejadian ini langsung melaporkan ke Polsek Wlingi. Polisi dan warga melakukan evakuasi kedua korban untuk dibawa ke rumah sakit Ngudi Waluyo. (jar)
Editor : Doni Setiawan